Jakarta, INDONEWS.ID- Petenis Filipina Alexandra Eala melanjutkan performa impresifnya di lapangan keras Amerika Utara
Dalam duel melawan Elena-Gabriela Ruse di Cincinnati Open 2026, Minggu WIB, ia menang dan melaju ke babak kedua
Eala yang menjadi unggulan ke-17, memimpin 6-1, 3-0 ketika Ruse memutuskan mengundurkan diri karena cedera pergelangan kaki.
"Saya merasa bermain dengan baik, merasa nyaman memukul bola, sangat fokus dan berusaha menjaga diri tetap berada di zona permainan," kata Eala dikutip dari WTA.
Ia memulai dirinya sedang dalam kondisi baik. "Saya rasa saya melakukan pekerjaan dengan baik," imbuhnya.
Kemenangan tersebut memperbaiki catatan Eala menjadi 8-1 dalam rangkaian turnamen lapangan keras Amerika Utara.
Petenis berusia 20 tahun itu juga telah memenangi delapan dari sembilan pertandingan terakhirnya.
Eala sebelumnya mencatat sejarah dengan meraih gelar tunggal WTA pertamanya di Washington, sebelum melanjutkan langkah hingga babak keempat National Bank Open di Toronto.
Kemenangan atas Ruse menjadi kemenangan pertama Eala dalam karirnya di Cincinnati.
"Memang beberapa pekan terakhir jadwal saya sedikit lebih padat dengan berbagai kewajiban, tetapi tentu saja dalam arti yang sangat positif dan saya sangat menikmatinya," ujar Eala.
Menurut dia, rangkaian pertandingan tersebut membantunya berkembang menjadi petenis yang lebih kuat dan semakin mapan dalam persaingan di level tur.
Pada babak berikutnya, Eala akan menghadapi unggulan kesembilan Amanda Anisimova. Petenis Amerika Serikat itu sebelumnya mengalahkan Zeynep Sonmez dengan skor 6-2, 6-3.
Pertandingan tersebut akan menjadi pertemuan pertama antara Eala dan Anisimova.
Sementara itu, unggulan ke-19 Maja Chwalinska juga melangkah ke babak berikutnya setelah mengalahkan Cristina Bucsa 6-2, 6-2.
Kemenangan tersebut menjadi yang pertama bagi petenis Polandia itu sejak mencapai final Roland Garros dan sekaligus kemenangan pertamanya pada turnamen level WTA 1000 sepanjang 2026.
Chwalinska sebelumnya tampil mengejutkan dengan melaju dari babak kualifikasi hingga final Roland Garros.
Namun, ia kemudian tersingkir pada babak pertama Wimbledon dan National Bank Open di Toronto.
"Saya secara keseluruhan senang dengan proses pemulihan yang saya jalani, tetapi itu jelas sebuah proses yang memiliki pasang surut," kata Chwalinska.
Ia sempat frustrasi karena sebelumnya memiliki momentum yang bagus.
Namun, inilah tenis dan olahraga. Kadang-kadang memang berat, jadi Anda harus menerimanya dan belajar dari pengalaman tersebut."
"Sekarang saya sehat, bersyukur bisa berada di sini dan berusaha memainkan tenis terbaik saya," ujarnya.
Chwalinska selanjutnya akan menghadapi pemenang pertandingan antara unggulan ke-14 Diana Shnaider dan Tatjana Maria