Toraja Utara,INDONEWS.ID — Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Toraja Utara berlangsung khidmat di Lapangan Bakti Rantepao, Senin (17/8/2026).
Bupati Toraja Utara Frederik Victor Palimbong memimpin langsung upacara yang dihadiri unsur Forkopimda, orang tua anggota Paskibraka, para undangan, ASN, serta masyarakat.
Peringatan tahun ini mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, yang menjadi momentum untuk memperkuat semangat pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.
Salah satu bagian penting dalam upacara tersebut adalah suksesnya 70 anggota Paskibraka Toraja Utara menjalankan tugas mengibarkan Sang Merah Putih. Prosesi berlangsung tertib, lancar dan penuh khidmat.
Usai upacara, Bupati Frederik menekankan bahwa peringatan kemerdekaan tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi harus dimaknai sebagai momentum untuk meningkatkan kontribusi masyarakat dalam pembangunan daerah.
Ia mengajak masyarakat Toraja Utara meningkatkan etos kerja, semangat memberi diri, serta mengambil peran aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan pembangunan di lingkungan masing-masing.
Menurut Frederik, semangat kemerdekaan juga harus diwujudkan melalui optimalisasi potensi daerah serta penguatan program pemerintah, terutama dalam upaya menangani persoalan kemiskinan baik melalui kebijakan jangka pendek maupun jangka panjang.
Di sisi pelayanan publik, pemerintah daerah, kata dia, akan terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Sektor pendidikan dan kesehatan menjadi bagian yang tetap mendapat perhatian sebagai kebutuhan dasar masyarakat.
“Pembangunan harus terus berkelanjutan, berkeadilan dan berbudaya. Ini penting dilakukan secara bersama-sama,” ujar Frederik.
Ia menambahkan, pembangunan Toraja Utara tidak cukup hanya mengandalkan program pemerintah. Potensi lokal juga perlu dikembangkan dengan membuka ruang investasi, khususnya pada sektor yang memiliki daya ungkit terhadap perekonomian masyarakat.
Sektor pariwisata dan perkebunan kopi disebut menjadi dua potensi strategis yang akan terus didorong sebagai komoditas unggulan daerah.
“Selain mengandalkan potensi yang ada, kita juga menarik investor sebanyak mungkin, termasuk di Toraja Utara, khususnya di bidang pengembangan pariwisata dan perkebunan kopi sebagai komoditi unggulan kita,” pungkasnya.
Peringatan HUT ke-81 RI di Toraja Utara pun menjadi refleksi bahwa kemerdekaan tidak berhenti pada perayaan, tetapi harus diterjemahkan melalui kerja nyata, pelayanan yang lebih baik, serta pembangunan yang memberikan manfaat dan keadilan bagi seluruh masyarakat.