Nasional

Kabar Duka dari Jayawijaya! Alfan Mehan Dokter Hewan Asal Maumere Jadi Korban Tewas Ditembak OTK

Oleh : Rikard Djegadut - Rabu, 09/09/2026 17:51 WIB


Kabar Duka dari Jayawijaya! Alfan Mehan Dokter Hewan Asal Maumere Jadi Korban Tewas Ditembak OTK

Jakarta, INDONEWS.ID – Identitas korban penembakan yang menewaskan dua pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya di Distrik Muliama, Papua Pegunungan, mulai terungkap. Salah satu korban tewas diketahui bernama Alfan Mehan (34), seorang dokter hewan yang disebut berasal dari Maumere, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Alfan menjadi satu dari tiga pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya yang menjadi korban dalam penembakan yang terjadi pada Rabu (9/9/2026). Selain Alfan, korban meninggal lainnya diketahui bernama Aprida Rafi (49) yang menjabat Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya.

Sementara seorang korban lainnya, Wilimbuik (26), dilaporkan mengalami luka berat dan telah dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026 Kombes Pol Yusuf Sutejo sebelumnya membenarkan terjadinya penembakan terhadap tiga warga sipil yang merupakan pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya. Aparat masih melakukan pendalaman terhadap kronologi peristiwa tersebut, termasuk mengungkap identitas pelaku.

“Kita masih dalami pelakunya,” kata Yusuf terkait dugaan keterlibatan kelompok bersenjata dalam insiden tersebut.

Informasi yang dihimpun menyebutkan penembakan terjadi saat delapan pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya menjalankan kegiatan distribusi di wilayah Distrik Muliama. Dalam serangan itu, tiga orang terkena tembakan, sedangkan lima pegawai lainnya berhasil menyelamatkan diri dan mengamankan diri di Puskesmas Muliama.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar sore hari dan menyebabkan rombongan petugas yang sedang menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat itu tercerai-berai.

Dua korban yang meninggal, termasuk Alfan Mehan, kemudian dievakuasi dari lokasi kejadian. Sementara Wilimbuik yang mengalami luka berat mendapat penanganan medis.

Bagi warga Maumere dan NTT, nama Alfan Mehan menjadi sorotan setelah identitasnya mencuat sebagai salah satu korban meninggal dalam penembakan tersebut. Dokter hewan berusia 34 tahun itu diketahui menjalankan tugas sebagai bagian dari Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya di Papua Pegunungan.

Namun, aparat belum memberikan keterangan resmi secara rinci mengenai latar belakang Alfan maupun domisili keluarganya. Informasi yang menyebut Alfan berasal dari Maumere, Flores, NTT, masih perlu dikonfirmasi lebih lanjut melalui keterangan resmi kepolisian atau pihak keluarga.

Polisi hingga kini masih menyelidiki pelaku dan motif penembakan. Dugaan awal yang mengarah pada keterlibatan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) juga masih didalami aparat.

“Masih diinvestigasi,” kata Yusuf.

Aparat keamanan masih mengumpulkan keterangan saksi, melakukan pendalaman di lokasi kejadian dan menelusuri fakta-fakta untuk mengungkap siapa pihak yang bertanggung jawab atas penembakan yang menewaskan dua pegawai pemerintah tersebut.

Kasus ini kembali menyoroti ancaman kekerasan terhadap aparatur sipil yang menjalankan tugas pelayanan di wilayah pedalaman Papua Pegunungan. Polisi memastikan penyelidikan masih berlangsung dan perkembangan mengenai pelaku serta motif penembakan akan disampaikan setelah proses pendalaman dilakukan.

Artikel Lainnya