Nasional

Fauzi Bahar Sediakan Lahan 2 Hektare untuk Pengembangan Warisan Syekh Yusuf Al-Makassari di Sumbar

Oleh : Rikard Djegadut - Rabu, 26/08/2026 14:33 WIB


Fauzi Bahar Sediakan Lahan 2 Hektare untuk Pengembangan Warisan Syekh Yusuf Al-Makassari di Sumbar

Jakarta, INDONEWS.ID - Ketua LKAAM Sumatera Barat, Prof. H. Fauzi Bahar, M.Si., Datuk Sati, menyediakan lahan seluas 2 hektare di Lubuk Minturun, Sumatera Barat, untuk pengembangan pendidikan dan pelestarian warisan Syekh Yusuf Al-Makassari di Ranah Minang.

Hal itu disampaikan Fauzi Bahar dalam seminar internasional “Memperingati 400 Tahun Warisan Syekh Yusuf Al-Makassari” yang digelar di Gedung Balai Kota Jakarta, Rabu (26/8/2026).

Seminar tersebut mengangkat tema “Jalur Sutra Maritim dan Peradaban Islam Nusantara”, yang menjadi momentum untuk mengenang perjalanan dan warisan Syekh Yusuf Al-Makassari sekaligus membahas keterkaitannya dengan perkembangan peradaban Islam di Nusantara, termasuk di Ranah Minang.

Karena itu, Fauzi Bahar berharap para perantau Minang yang tergabung dalam Rangkayo Minang dapat turut membantu mewujudkan pemanfaatan lahan tersebut sebagai pusat pengembangan pendidikan dan pelestarian warisan Syekh Yusuf Al-Makassari.

Menurutnya, dukungan para perantau sangat penting agar nilai-nilai perjuangan, pendidikan, dan keteladanan Syekh Yusuf Al-Makassari dapat terus diwariskan kepada generasi muda.

“Sehingga kelanjutan seminar ini tidak berhenti sebagai forum diskusi, tetapi dapat membuahkan hasil. Pokok-pokok pikiran yang lahir dalam seminar ini harus dapat kita wujudkan secara nyata,” ujar Fauzi Bahar.

Ia menegaskan, pengembangan pendidikan tersebut diharapkan menjadi langkah konkret untuk menjaga dan meneruskan warisan Syekh Yusuf Al-Makassari, sekaligus memperkuat hubungan sejarah dan kebudayaan dengan perkembangan Islam di Ranah Minang.

Fauzi Bahar juga mengajak seluruh unsur masyarakat Minangkabau, baik yang berada di kampung halaman maupun di perantauan, untuk bersama-sama mendukung gagasan tersebut. 

Dengan kolaborasi dan semangat kebersamaan, ia berharap lahan yang telah disediakan dapat segera dimanfaatkan untuk melahirkan generasi muda yang memahami sejarah, nilai-nilai keislaman, serta keteladanan Syekh Yusuf Al-Makassari.(M.Datuk)

Artikel Lainnya