Metropolitan

SMK Pelayaran Jakarta Gandeng BSI Kumala, Olah Sampah Berbasis Lingkungan

Oleh : rio apricianditho - Selasa, 15/09/2026 15:21 WIB


SMK Pelayaran Jakarta Gandeng BSI Kumala, Olah Sampah Berbasis Lingkungan

Jakarta, INDONEWS.ID - Lokasi belajar mengajar perlu Lingkungan bersih dan nyaman, maka SMK Pelayaran Jakarta dibawah naungan Yayasan Bahari Sejati, melakukan kerja sama dengan Bank Sampah Induk (BSI) Kumala dalam pengelolaan sampah di lingkungan sekolah. Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang berlangsung di halaman SMK Pelayaran Jakarta, Senin (15/9/2026).

Dalam kerja sama ini, SMK Pelayaran Jakarta berperan sebagai Bank Sampah Unit (BSU) yang akan bersinergi dengan BSI Kumala selama satu tahun ke depan, terhitung sejak penandatanganan MoU hingga September 2027. Program ini mencakup pengelolaan sampah berbasis tanggung jawab lingkungan, edukasi, serta upaya mewujudkan sekolah yang bersih dan berkelanjutan, sejalan dengan visi Yayasan Bahari Sejati dalam mendukung pendidikan maritim yang unggul dan berwawasan lingkungan.

Acara penandatanganan dihadiri oleh perwakilan manajemen SMK Pelayaran Jakarta dan perwakilan BSI Kumala, yang secara simbolis menyerahkan dan menandatangani naskah kerja sama di hadapan warga sekolah.

Kepala SMK Pelayaran Jakarta, Hetty Harlisa Prasasti, menyambut baik kerja sama ini dan berharap dapat menumbuhkan kesadaran lingkungan sejak dini di kalangan peserta didik. “Kerja sama dengan BSI Kumala ini bukan sekadar seremoni, tetapi komitmen nyata sekolah untuk mendidik siswa agar peduli terhadap lingkungan sekaligus memahami nilai ekonomi dari pengelolaan sampah yang baik,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Yayasan Bahari Sejati, Diane Harlisa Saraswati, menegaskan bahwa program ini sejalan dengan visi yayasan dalam mendukung pendidikan yang berwawasan lingkungan. “Yayasan Bahari Sejati mendukung penuh langkah SMK Pelayaran Jakarta menjadi Bank Sampah Unit. Ini sejalan dengan komitmen kami mencetak generasi maritim yang unggul, disiplin, sekaligus peduli terhadap kelestarian lingkungan,” ungkapnya.

Usai penandatanganan, rombongan meninjau langsung Unit Pengolahan Sampah (UPS) BKK SMK Pelayaran Jakarta yang menjadi pusat kegiatan pengelolaan sampah di sekolah. Di lokasi ini, sampah dari lingkungan sekolah akan melalui alur pengelolaan yang sistematis: Pilah → Kumpulkan → Olah → Timbang & Catat → Manfaatkan, mulai dari pemilahan sampah sesuai jenisnya hingga pemanfaatannya menjadi nilai ekonomi.

Kerja sama ini juga menjadi bagian dari dukungan sekolah terhadap program Adiwiyata dan sekolah sehat, sekaligus upaya membentuk tim peduli lingkungan serta menumbuhkan budaya peduli sampah di kalangan siswa dan tenaga pendidik.

Ke depan, SMK Pelayaran Jakarta bersama BSI Kumala akan menjalankan rangkaian program internal sekolah maupun program eksternal secara berkala setiap bulan selama masa kerja sama berlangsung, mulai dari pelatihan pemilahan sampah, edukasi nilai ekonomi sampah, kampanye lingkungan, hingga evaluasi berkala setiap triwulan — guna memastikan program berjalan terkoordinir dan terukur.

Melalui kolaborasi ini, SMK Pelayaran Jakarta di bawah naungan Yayasan Bahari Sejati berkomitmen untuk terus mewujudkan sekolah yang bersih, sehat, dan berwawasan lingkungan, sejalan dengan visi mencetak generasi maritim yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga peduli terhadap kelestarian lingkungan.

Artikel Lainnya