Home › Nasional

Rumahnya Didatangi Petarung MMA Yudi Cahyadi dan Rombongan, Herri Pras Laporkan 20 Orang ke Polres Bogor

Oleh : Rikard Djegadut - Selasa, 03/11/2026 11:34 WIB


Rumah Herri Pras didatangi petarung MMA Yudi Cahyadi bersama sejumlah orang. (Foto: Instagram Fuad Bakh/JawaPos.com)
Rumah Herri Pras didatangi petarung MMA Yudi Cahyadi bersama sejumlah orang. (Foto: Instagram Fuad Bakh/JawaPos.com)

Jakarta, INDONEWS.ID - Konten kreator Herri Pras melaporkan sekitar 20 orang ke Polres Bogor, Jawa Barat. Laporan itu dibuat usai kediamannya di Gunung Putri, Kabupaten Bogor, didatangi rombongan yang di dalamnya terdapat petarung mixed martial arts (MMA) Yudi Cahyadi.

Dalam laporan tersebut, Herri juga menyebut nama Wakil Ketua DPRD Kota Bandung, Edwin Senjaya. Herri menduga terjadi intimidasi, persekusi, provokasi untuk berkelahi, hingga kekerasan secara bersama-sama saat rumahnya didatangi.

"Intimidasi, persekusi dan provokasi kepada saya untuk melakukan aktivitas fisik (duel)," tulis Herri melalui akun Instagram pribadinya, Senin (2/11/2026), seperti dikutip dari JawaPos.com.

Peristiwa ini berawal dari konten Herri Pras di media sosial yang mengkritik penceramah Ustaz Abdul Somad (UAS) dan Ustaz Adi Hidayat (UAH). Konten itu memicu reaksi warganet, hingga muncul tantang-menantang duel antara Herri dan Yudi Cahyadi.

Rombongan disebut datang dari Bandung menggunakan sebuah minibus. Menurut kuasa hukum Herri, rombongan itu mengaku berasal dari kelompok bernama BFC. Upaya mediasi di lokasi tidak membuahkan hasil, dan Herri sempat dievakuasi ke Polsek Gunung Putri.

Kuasa hukum Herri menyebut laporan semula hendak dibuat di Polsek Gunung Putri, namun dipindahkan ke Polres Bogor karena jumlah terlapor yang banyak. Mereka menduga ada tindak pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 262 dan Pasal 471 KUHP.

Kuasa hukum juga menilai syarat-syarat yang diajukan pihak rombongan tidak semestinya dibebankan kepada Herri, yang mereka posisikan sebagai korban dugaan kekerasan.

Yudi Cahyadi merupakan petarung MMA asal Sumedang, Jawa Barat, kelahiran 1 April 1992. Ia dikenal dengan julukan Prabu Gagak Lumayung, mantan atlet wushu sanda yang pernah masuk pelatnas, dan pernah tampil di ajang Road to UFC.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Yudi Cahyadi maupun Edwin Senjaya terkait laporan tersebut. Polres Bogor juga belum memberikan keterangan soal tindak lanjut laporan. Indonews.id masih berupaya meminta konfirmasi dari pihak-pihak terkait.*

(Rikard Djegadut)

Artikel Lainnya