Daerah

Pilkada Jabar, Dedi Mulyadi Sambut Positif Munculnya Nama Aa Gym

Oleh : indonews - Senin, 12/06/2017 08:57 WIB


Dedi Mulyadi, Bupati Purwakarta dan Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat. (Foto Ant)"
Purwakarta, INDONEWS.ID - Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi menanggapi positif munculnya nama pengasuh Pondok Pesantren Daarut Tauhid, Bandung, Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) dalam bursa calon Gubernur Jawa Barat yang dirilis Lembaga Survei Poltracking, beberapa waktu lalu. "Saya menyambut gembira Aa Gym masuk bursa Pilgub Jawa Barat," kata Dedi saat dimintai tanggapan hasil survei Lembaga Survei Poltracking di Kabupaten Purwakarta, Minggu (11/6/2017). Munculnya Aa Gym, kata dia, membuat masyarakat Jawa Barat akan memiliki berbagai alternatif pilihan tokoh dari yang selama ini ramai dibicarakan pada Pemilihan Gubernur atau Pemilihan Umum Kepala Daerah Jabar 2018. Berdasarkan rilis lembaga survei pimpinan Hanta Yuda tersebut, Aa Gym menjadi calon kandidat yang memiliki tingkat popularitas paling tinggi sebesar 92,04 persen, disusul Wakil Gubernur Jabar Deddy Mizwar dengan 86,05 persen. Kemudian politisi Partai Demokrat Dede Yusuf dengan 84,03 persen dan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil dengan 79 persen. Selanjutnya aktris sekaligus politisi PAN Desy Ratnasari sebesar 78 persen, dan Rieke Dyah Pitaloka sebesar 71,38 persen. Sementara tingka popularitas Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi dan politisi PAN Primus Yustisio sesuai survei lembaga survei itu masing-masing sebesar 57,63 persen dan 55,38 persen. Dedi menilai, munculnya nama Aa Gym dalam survei popularitas itu dapat menjadikan prosesi ritual demokrasi lima tahunan di Jawa Barat nanti menjadi lebih berwarna. Menurutnya, dalam negara demokrasi, setiap orang memiliki hak yang sama untuk mengartikulasikan kepentingan politiknya masing-masing. "Setiap orang memiliki hak untuk memilih dan dipilih, untuk dicalonkan dan mencalonkan. Termasuk Aa Gym, dan semua kalangan bisa mengikutinya, itu normal saja," ujarnya seperti dikutip Antara. Dedi yang kini masih menjabat sebagai Bupati Purwakarta itu mengaku tidak khawatir atas hasil berbagai survei Poltracking yang dirilis pekan ini. (Very)
TAGS :

Artikel Lainnya