Sosial Budaya

Gelar Latihan Kepemimpinan, Banser Ansor Harus Jadi Terdepan Bela NKRI

Oleh : very - Jum'at, 08/09/2017 21:01 WIB


Kendal, INDONEWS.ID - Barisan Serba Guna Ansor kembali menggelar Pelatihan Kepemimpinan Lanjutan “Susbalan” (Kursus Banser Lanjutan) tingkat Nasional di Markas Komando Banser, PP Ki Bodo Sukorejo, Kendal, Jumat (8/9).

Acara pembukaan dihadiri oleh jajaran Muspika, tokoh lintas agama, perwakilan organisasi, serta TNI dan Polri di lingkungan setempat.

Ki Santri (Abah Gigik), yang sejak awal memiliki semangat besar dalam membentuk dan mendidik Banser mengatakan, Banser Ansor harus menjadi garda terdepan dalam menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari segala macam gangguan.

Barisan Ansor siap membela Agama dan Negara sampai titik darah penghabisan. Bagi kami, NKRI adalah harga mati,” kata Ki Santri dalam pembukaan PKL Susbalan, Jumat, di Markas Komando Banser PP Ki Bodo.

Susbalan merupakan jenjang pendidikan untuk tingkat perwira Banser. Selain itu, ada juga pendidikan dan latihan tingkat reguler. Untuk reguler, pesertanya adalah anggota Banser yang sudah mengikuti LKD (Latihan Kader Dasar). Sedangkan Susbalan Muadalah (khusus) diikuti oleh para Kyai, Ulama, Gus dan tokoh yang memiliki keahlian tertentu.

“Acara ini merupakan acara tingkat nasional yang kedua kalinya,” ujarnya melalui siaran pers.

Peserta PKL kali ini berasal dari Kendal, Jambi, Padang, Makassar dan Lampung.

Sebanyak dua ratus peserta selama tiga hari akan diberikan materi terkait “Hubbul Wathon Minal Iman” yang bertujuan membentuk ideologi kader dan berorganisasi. Materinya antara lain terkait organisasi NU, Ansor, Banser dan bela negara, serta nasionalisme.

Setelah berjuang keras membangun pesantren, Ki Santri akhirnya mulai memikirkan dan mendirikan sebuah Markas Komando Banser sekaligus semua kegiatan yang ada didalamnya.

“Peserta Susbalan ini beragam mulai dari Kyai, Gus, wartawan, advokat, pengusaha sampai para pendekar/jawara, yang didampingi oleh TNI dan Polri. Beragam latar belakang profesi ini tentu saja merupakan hal yang sangat baik, bukti bahwa antusiasme masyarakat sangat luar biasa,” ujar Ki Santri disela-sela gladi resik upacara pembukaan.

“Dengan semakin bertambahnya pendidikan dan latihan, Banses diharapkan semakin profesional dan selalu siap terjun di masyarakat jika diperlukan,” pungkasnya. (Very)

 

Artikel Lainnya