Kunjungi NTB, Anggota Komisi VII Bangga pada Kinerja PLN
Dalam rangkaian reses musim ini, anggota Komisi VII, Fraksi NasDem dapil NTB menyambangi PLN Provinsi NTB sekaligus ke PLTU Jeranjang. Kunjungan tersebut sebagai tindak lanjut dari kunjungan hari sebelumnya ke Desa Pelambik, Lombok Tengah.
Reporter: very
Redaktur: very
Lombok, INDONEWS.ID -- Dalam rangkaian reses musim ini, anggota Komisi VII, Fraksi NasDem dapil NTB, Kurtubi, menyambangi PLN Provinsi NTB sekaligus ke PLTU Jeranjang. Kunjungan tersebut sebagai tindak lanjut dari kunjungan hari sebelumnya ke Desa Pelambik, Lombok Tengah.
Ditengah perjalanan, tepatnya di Desa Darek, Kecamatan Praya Barat Daya, Kurtubi melihat adanya jaringan kabel PLN yang disangga bambu, kendor menjuntai nyaris ke tanah. Karena tak mau ambil risiko terulangnya peristiwa tersetrumnya 4 orang warga Desa Pijot, Keruak - Lombok Timur beberapa waktu lalu, maka Anggota Komisi VII DPR RI tersebut segera melakukan kunjungan ke PLN NTB.
Disambut oleh GM PLN NTB Rudi Purnomoloka beserta jajarannya, Kurtubi mengutarakan maksud dan tujuannya melakukan kunjungan tersebut, selain menyampaikan aspirasi dari masyarakat dirinya juga dalam rangka reses (menyerap aspirasi) dari PLN, termasuk melihat bagaimana kemajuan kinerja PLN NTB selama 4.5 tahun terakhir ini.
"Capaian kinerja PLN tentu saja hal yang membanggakan bagi kami anggota Komisi VII, demikian sebaliknya," ungkap Kurtubi.
"Ini merupakan tanggung jawab Anggota Dewan kepada rakyat yang diwakilinya," sambungnya.
Politisi asli Sasak ini menyampaikan apa yang baru saja disaksikannya di Desa Darek yaitu masih adanya jaringan kabel PLN yang belum menggunakan standardisasi dengan penyangga tiang bambu dan bahkan kabelnya menjuntai hingga nyaris menyentuh tanah. Walaupun mungkin itu bukan dipasang oleh PLN sekalipun, namun PLN tetap diminta melakukan pengawasan dan penertiban agar tidak jatuh korban dimasyarakat.
Kurtubi melaporkan bahwa berdasarkan laporan masyarakat, kondisi adanya kabel PLN yang menggunakan tiang bambu dan memanfaatkan pohon hidup juga masih ditemui di Batulayar Dusun Apitaiq, Penangga, dan Paoqlombok. Tiga dusun yang masih membentangkan aliran listrik menggunakan tiang bambu dan pepohonan itu jika hujan sering mengalami gangguan padam listrik.
Rudi Purnomoloka mengucapkan terimakasih atas laporan tersebut. Menurutnya, capaian kinerja PLN NTB tidak lepas dari peran Anggota Dewan di Komisi VII, yang selalu memonitor, mengkritisi dan memberi saran atas kinerja PLN.
Rudi mengatakan, jika sebelumnya, di NTB masih sering terjadi lampu padam, dan rasio elektrifikasi baru sekitar 67 persen. Tapi saat ini kejadian padam listrik sudah jarang terjadi, dan rasio elektrifikasinyapun meningkat hingga 85 persen.
“Bahkan kalau dilihat dari jumlah desa yang telah dialiri listrik di NTB ini telah mencapai 100 persen,” ujar GM PLN NTB Rudi Purnomoloka.
Setelah mendapatkan banyak laporan tentang kinerja PLN NTB, akhirnya politisi NasDem itu bersama rombongan menuju ke PLTU Jeranjang. Di sini politisi Senayan ini memperoleh gambaran tentang bagaimana listrik diproduksi selama 24 jam memenuhi kebutuhan masyarakat.
Kurtubi juga menyampaikan keluhan masyarakat tentang jalan yang dilalui truk-truk pengangkut batubara dari Pelabuhan Lembar ke PLTU Jeranjang.Truk-truk itu memberi andil bagi rusaknya jalan yang dilewatinya.
Menanggapi hal itu PLTU menjelaskan bahwa pengangkutan batubara selama ini memang masih mengandalkan via pelabuhan Lembar, karena Jetty PLTU yang ada masih dalam kapasitas yang kecil. Sebenarnya pihaknya sudah mengajukan agar memperbesar kapasitas Jetty sehingga kapal pembawa batubara bisa langsung merapat ke Jetty, akan tetapi masih menunggu perizinannya selesai.**