indonews

indonews.id

KBRI Tunisia Gelar Buka Bersama Dengan Masyarakat Indonesia

KBRI Tunis memang memiliki agenda buka puasa bersama rutin setiap akhir pekan di bulan Ramadhan.

Reporter: hendro
Redaktur: very
zoom-in KBRI Tunisia Gelar Buka Bersama Dengan Masyarakat Indonesia
Dubes RI Tunisia Ikrar Nusabakti bersama masyarakat Indonesia di Tunisia menggelar buka bersama


Tunis, INDONEWS.ID - Buka bersama dengan teman atau sanak keluarga sudah menjadi tradisi di Indonesia. Namun , hal itu akan memiliki seasana yang baru jika dilakukan di negeri orang.

Setidaknya itu yang dirasakan oleh warga negara Indonesia di Tunisia, yang sebagian besar merupakan mahasiswa saat menghadiri buka puasa bersama di wisma Kedutaan Besar Republik Indonesia di Tunis, Minggu (26/5) lalu.

KBRI Tunis memang memiliki agenda buka puasa bersama rutin setiap akhir pekan di bulan Ramadhan. Acara itu digelar untuk mengobati rasa rindu para mahasiswa dan WNI yang berada di Tunisia. Namun, yang berbeda pada kali ini adanya sebuah salam perpisahan dari satu-satunya perusahaan Indonesia yang ada di Tunisia yaitu  Medco energi.

Sementara itu, Dubes RI untuk Tunisia, Ikrar Nusa Bakti menggarisbawahi pentingnya acara untuk mempererat tali silaturahmi. Ia juga mengucapkan salam perpisahan kepada Medco energi.

"Jujur perpisahan ini sangat berat Kami minta maaf karena bagaimana pun kita berhubungan itu pasti ada terjadi gesekan, semoga hubungan kita tidak terputus." jelasnya pada akhir pembicaraannya.

Sebelum berbuka puasa, acara diisi oleh ustadz M Haidar yang berasal dari mahasiswa program master di universitas Zaitunah memberikan memberikan sebuah kultum pada ceramahnya ia menyinggung tentang keutamaan malam Lailatul Qadar dan kaitannya dengan situasi sosial politik di tanah air pasca diumumkannya oleh Komisi Pemilihan Umum mengenai hasil pemilu 2019.

"Pada malam sepuluh hari sebelum berakhirnya alangkah baiknya kita mengisi dengan kegiatan yang positif dan menghindari ucapan dan tindakan negatif yang menyerang sesama anak bangsa yang berbeda pilihan politiknya". Ucap Haidar dalam pembicaraannya.

Para tamu undangan terlihat sangat menikmati berbagai hidangan berbuka puasa yang disiapkan oleh KBRI Tunisia dengan sajian ragam takjil khas citarasa Indonesia seperti es buah, martabak, kurma dan lainnya.

"Acaranya asyik, sangat terasa kebersamaannya, dan makan-makan kali ini lebih teratur dibandingkan minggu-minggu sebelumnya". Ucap Fazan Naufal selaku mahasiswa yang sedang menempuh pendidikannya di Universitas Zaitunah.

Acara kemudian dilanjutkan dengan dengan makan malam bersama dan tentunya dengan santapan khas Indonesia. Pada kali ini menu makan malam dengan masakan Minangkabau di dalamnya terdapat rendang, sayur nangka, sate Padang, dan lainnya.

Muhamad selaku warga Tunisia yang pernah tinggal di Indonesia selama 20 tahun tersebut  rela menempuh satu jam dari rumahnya agar bisa menikmati kebersamaan berbuka puasa di wisma KBRI Tunisia.

"Acaranya sangat bagus, makanannya enak terutama masakan Padang tidak terlalu pedas sangat cocok untuk mulut saya". Tuturnya dengan sangan sangat senang.

Acara yang berlangsung dengan kehangatan ini, dilanjutkan dengan Salat isya dan tarawih berjamaah. Dengan demikian hubungan erat antar warga Indonesia di Tunisia semakin erat kedepannya. (Penulis M. Dzaky dhiya Ulhaq)

© 2025 indonews.id.
All Right Reserved
Atas