Bakal Ditayangkan Langsung, Uji Publik Capim KPK Libatkan Dua Pakar
Panitia Seleksi (Pansel) libatkan dua pakar sosiologi dan hukum dalam melakukan uji publik terhadap calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (capim KPK) periode 2019-2023.
Reporter: Ronald
Redaktur: budisanten
Jakarta, INDONEWS.ID - Panitia Seleksi (Pansel) libatkan dua pakar sosiologi dan hukum dalam melakukan uji publik terhadap calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (capim KPK) periode 2019-2023.
"Dua pakar yang dilibatkan yang kita anggap independen supaya bisa memberikan pertanyaan itu," ujar anggota Pansel KPK, Al Araf di Gedung Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, Senin (26/8/2019).
Disebutkan Al Araf, dua pakar itu, yakni Mutia Gani Rahman dan Luhut Pangaribuan. Dimana Mutia adalah sosiolog yang juga pemerhati isu korupsi. yang juga pernah masuk dalam Pansel Capim KPK periode sebelumnya. Sementara Luhut dikenal sebagai advokat dan praktisi hukum.
Dua pakar itu, kata Al Araf, nantinya diberikan kesempatan untuk bertanya mewakili masyarakat. Sebab waktu uji publik sangat terbatas.
"Pelibatan untuk memberikan pertanyaan diserahkan pada dua pakar karena waktunya terbatas, kan satu orang satu jam, entar kalau yang tanya banyak repot, akhirnya kita memilih dengan cara lebih baik," katanya.
Tidak hanya itu, dikatakan Al Araf, uji publik ini nantinya bakal disiarkan langsung melalui stasiun televisi nasional. Jadi masyarakat juga dapat melihat langsung uji publik para capim KPK ini.
"Masyarakat boleh lihat langsung, boleh disiarin live, dalam proses itu, kan namanya juga uji publik, berarti kan publik harus bisa melihat kalau enggak bisa liat bukan uji publik ya kan," tandasnya. (rnl)