indonews

indonews.id

Akibat Air Meluap, Runway Bandara Halim Perdanakusuma Ditutup Sementara

Akibat Air Meluap, Runway Bandara Halim Perdanakusuma Ditutup Sementara

Reporter: Rikard Djegadut
Redaktur: very
zoom-in Akibat Air Meluap, Runway Bandara Halim Perdanakusuma Ditutup Sementara
Tangkapan gambar dari video yang beredar di sejumlah media sosial memperlihatkan kondisi genangan banjir di runway Bandara Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur, Rabu, 1 Januari 2020 (istimewa)

Jakarta, INDONEWS.ID - Akibat hujan lebat yang melanda wilayah Jakarta pada malam tutup tahun pada Selasa, (31/12/19) hingga Rabu pagi (1/1/20) seluruh wilayah Jakarta terjebak banjir.

Landasan pacu Bandara Halim Perdanakusuma di Jakarta Timur terpaksa ditutup sementara pada Rabu, 1 Januari 2020. Notam penutupan diterbitkan sejak pukul 06.20 WIB.

Executive General Manager Bandara Halim Perdanakusuma Kolonel Pnb TNI Nandang Sukarna mengatakan penutupan tersebut merupakan imbas meluapnya air di kolam-kolam sisi landasan pacu akibat tingginya curah hujan.

“Genangan air di landasan Halim berasal dari kolam, bukan kiriman. Kami sudah upayakan memompa air dan saat ini sudah mulai menyurut,” ujar Nandang seperti dikutip dari Tempo pada Rabu pagi.

Kendati genangan air sudah kian rendah, Nandang menjelaskan pihaknya belum menerbitkan Notam pembukaan landasan pacu. Ia memperkirakan landasan pacu dapat difungsikan kembali dalam satu jam ke depan sembari menunggu cuaca kondusif.

Nandang khawatir, seumpama curah hujan masih tinggi, air di kolam akan kembali meluap dan menggenangi landasan. Sementara itu, saat ini pihaknya tak memungkinkan membuang seluruh limpasan air di luar bandara karena akan memperparah genangan di permukiman kawasan Halim Perdanakusuma.

“Kami lihat dulu, kalau masih hujan kami akan terus menyedot air. Sekarang tidak mungkin kami buang semua di luar karena lingkungan sekitar juga sudah tergenang,” ucap Nandang.

Akibat Notam penutupan landasan pacu, Nandang memastikan sejumlah jadwal penerbangan mengalami keterlambatan keberangkatan. "Penerbangan pertama pun belum berangkat,” ucapnya, mengimbuhkan.

Sedangkan sejumlah penerbangan kedatangan saat ini telah dialihkan ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Salah satunya penerbangan maskapai Citilink rute Yogyakarta-Jakarta.

Imbas keterlambatan penerbangan itu, Nandang mengakui terjadi penumpukan penumpang di bandara. Saat ini, ia memastikan maskapai telah memberikan kompensasi kepada penumpang berupa makanan dan minuman.*

© 2025 indonews.id.
All Right Reserved
Atas