INDONEWS.ID

  • Selasa, 14/01/2020 20:09 WIB
  • Bakamla RI Bersama Coast Guard di ASEAN Diskusi tentang Keamanan Laut Regional

  • Oleh :
    • luska
Bakamla RI Bersama Coast Guard di ASEAN Diskusi tentang Keamanan Laut Regional
Bakamla RI Bersama Coast Guard di ASEAN Diskusi tentang Keamanan Laut Regional

Jakarta, INDONEWS.ID - Bakamla RI/Indonesian Coast Guard (IDNCG) turut hadir dalam pertemuan South East Asia Law Enforcement Initiative, yang resmi dibuka oleh Deputy Secretary General for Maritime Security Malaysia, Dato` Zainal Abidin bin Abu Bakar, di Putrajaya, Malaysia, Selasa (14/1/2020).

Selain RI/IDNCG selaku perwakilan instansi coast guard dari Indonesia, pertemuan ini juga dihadiri oleh empat instansi coast guard atau instansi penegakan hukum di laut, di wilayah ASEAN. Keempat instansi itu antara lain Agensi Penguat Kuasaan Maritim Malaysia (APMM), Vietnam Coast Guard, Thailand Maritime Enforcement Coordinating Center (Thai MECC), dan National Center for Malaria Control (NCMC) Cambodia.

Baca juga : Tiba di Ambon, Kepala Bakamla RI Disambut Tari Lenso

Pertemuan ini bertujuan untuk meningkatkan kolaborasi dalam rangka mendukung tujuan nasional dan regional. Metoda yang digunakan, melalui promosi kerja sama regional dan penyelesaian sengketa secara damai guna mendukung rule based order sesuai dengan hukum internasional.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Pemerintah Amerika Serikat, dimaksudkan juga untuk meningkatkan kolaborasi regional antar negara-negara ASEAN terhadap keamanan maritim regional sejak tahun 2012. Pada kesempatan ini, Delegasi Bakamla RI/IDNCG menyampaikan laporan tentang Pelaksanaan Technical Expert Workshop (TEW) di Bali pada bulan Juni 2019.

Baca juga : Perkokoh Kedaulatan di Perbatasan Laut, BNPP dan Bakamla Jalin Kerja Sama

Dalam pelaksanaan TEW tersebut, seluruh negara yang hadir berdiskusi dan bertukar pengalaman terbaik tentang pelaksanaan penegakan hukum terkait dengan IUU Fishing. Selain itu, juga dilaksanakan latihan dan bertukar pengalaman tentang prosedur pelaksanaan pemeriksaan kapal.

Pertemuan yang akan berlangsung selama tiga hari ini, akan mendiskusikan isu-isu keamanan maritim di kawasan, seperti: ancaman tentang proliferasi senjata kimia dan nuklir, respon terhadap kejahatan maritim, pertukaran informasi, maritime domain awareness, dan mekanisme hukum untuk kerja sama pertukaran informasi.

Baca juga : BNPP dan Bakamla Berkomitmen Jaga Perbatasan Laut, Perkuat Kedaulatan di Karang Singa

Beberapa pembicara yang ahli di bidangnya juga didatangkan ke pertemuan ini. Seperti pembicara dari United Nation Office on Drugs and Crime (UNODC), Asia-Pacific Center for Security Studies (APCSS), Defence Institute of International Legal Studies (DILLS), S. Rajaratnam School of International Studies (RSIS), Defence Thread Reduction Agency (DTRA). Para pembicara ini akan memberikan prespektif yang lebih luas lagi terhadap isu-isu yang akan dibahas.

Delegasi Bakamla RI/IDNCG pada kesempatan ini dipimpin oleh Deputi Informasi, Hukum dan Kerja Sama Laksda Bakamla Dade Ruskandar, S.H., M.H., dan beranggotakan Direktur Kebijakan Laksma Bakamla Samuel Kowaas, Direktur Latihan Laksma Bakamla Yehezkiel Katiandagho, Kasubdit Penyelenggaraan Latihan Kolonel Bakamla Jukiman Situmorang, Kepala KPIML Kolonel Bakamla Rio Henrymuko Yumm, dan Kasubdit HI dan PUU Kolonel Bakamla Hudiansyah Is Nursal, S.H., M.I.L.I.R.

Artikel Terkait
Tiba di Ambon, Kepala Bakamla RI Disambut Tari Lenso
Perkokoh Kedaulatan di Perbatasan Laut, BNPP dan Bakamla Jalin Kerja Sama
BNPP dan Bakamla Berkomitmen Jaga Perbatasan Laut, Perkuat Kedaulatan di Karang Singa
Artikel Terkini
Tanggapi Tuduhan Ade Pencuri, Lawyer Gaul: gak Cocok sama Faktanya
Terus Bermanuver Menuju Pilkada NTT, Cagub Ardy Mbalembout dan Irjen Jonny Asadoma Gelar Pertemuan Tertutup di Jakarta
Tamini Square Gelar Festival Soto dan Masakan Nusantara
Dituduh Curi Iphone, Ade Laporkan AA ke Polres Jaksel
PNM Terus Bekali Nasabah dengan Teknologi Digital
Tentang Kami | Kontak | Pedoman Siber | Redaksi | Iklan
legolas