INDONEWS.ID

  • Rabu, 20/05/2020 22:01 WIB
  • Masih Dibawah Malaysia, Menteri PPN Sebut Tes Covid-19 di Indonesia Masih Tergolong Rendah

  • Oleh :
    • Ronald
Masih Dibawah Malaysia, Menteri PPN Sebut Tes Covid-19 di Indonesia Masih Tergolong Rendah
Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa (Foto : ist)

Jakarta, INDONEWS.ID - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa mengakui tes masif di Indonesia masih tergolong rendah di dunia. Dia menjelaskan saat ini tes masif baru mencapai 743 per satu juta atau 202.936 orang yang dites.

"Tes masif kita ini, hari ini termasuk yang rendah di dunia. Kita sekarang baru mencapai 743 per 1 juta atau sekarang sudah 202.936 orang yang tes," ujar Suharso dalam konferensi pers usai rapat terbatas, Rabu (20/5).
 
Padahal, Suharso menyebutkan, jumlah tes Covid-19 yang masif menjadi salah satu indikator dalam memasuki era normal yang baru atau the new normal.
 
Oleh karena itu, kata Suharso, Presiden Joko Widodo atau Jokowi menegaskan harus ditingkatkan untuk tes masif. Dan berharap bisa mencapai 12 ribu.

"Kalau itu bisa 12 ribu, mudah-mudahan kita per satu jutanya akan semakin tinggi," jelas Suharso. 

Tapi, Suharso membandingkan angka tes ini dengan negara lain. Misalnya, Malaysia telah melakukan tes 14.304 per 1 juta penduduk.

"Malaysia itu 14.304, Filipina 2.238, Brazil yang relatif hampir sama kayak Indonesia 3.462, Vietnam 2.828, Thailand lebih tinggi lagi 4.099, India 1.744," tandas Suharso. (rnl)

 

 

 

Baca juga : Soal Program Rice Cooker Gratis, Menteri PPN: Perlu Dibahas Lagi
Artikel Terkait
Bantah Hilirisasi Dilakukan Ugal-Ugalan, Kepala Bappenas: Itu Enggak Mungkin
Soal Program Rice Cooker Gratis, Menteri PPN: Perlu Dibahas Lagi
Kronologi dan Penyebab Ketum PPP Didesak Mundur
Artikel Terkini
Peluncuran Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Maybrat 2024 Diselenggarakan di Lapangan Ela Kodim
Visiting Professor Pandemi: Dunia Harus Siap
Kemendagri Sosialisasikan UU Nomor 3 Tahun 2024 tentang Desa
Mendagri Tegaskan Musrenbangnas sebagai Wadah Sinkronisasi Perencanaan Pembangunan Pemerintah Pusat dan Daerah
Masa Depan Pendidikan Era Digital, Tingkatkan Literasi dan Manfaatkan Teknologi
Tentang Kami | Kontak | Pedoman Siber | Redaksi | Iklan
legolas