indonews

indonews.id

Yayasan SMA 3 Teladan Serahkan 3 Smart Class, Pelopori Pembelajaran Digital

Reporter: rio apricianditho
Redaktur: indonews

Jakarta, INDONEWS.ID -  Pemerintah ingin pendidikan di Indonesia menghasilkan lulusan yang berkualitas mampu bersaing di era teknologi informasi, dan keinginan itu sejalan dengan visi misi yayasan SMA 3 Jakarta. Visi itu diwujudkan dengan merubah kelas konvensional menjadi kelas pintar (smart class) sebagai langkah awal mengembalikan SMA 3 Jakarta, sekolah 'Teladan' yang selama ini disematkan sekolah tersebut.

Berkat kekompakan alumni SMA 3 Jakarta, saat ini sekolah yang terletak di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan memiliki 3 ruang 'kelas pintar', juga berkat dukungan pihak BUMN, sekolah, maupun orangtua murid. Jumat (31/01) kelas itu diserahkan ke pihak sekolah oleh yayasan SMA 3, berikut renovasi lobi (ruang depan) SMA 3 Jakarta.

Saat peresmian dan penyerahan hadir beberapa pihak, antara lain Ketua Umum alumni SMA 3, Rahmat Gobel, Ketua Yayasan SMA 3, Mayjen (Purn) Karev Marpaung, Plt Kasubdis Pendidikan, Camat Setiabudi, Kapolsek Setiabudi, dan juga Pemred indonews.id, Asri Hadi yang juga almuni SMA 3.

Mayjen (Purn) Karev Marpaung mengatakan, ini bentuk kepedulian almuni dengan almamaternya, dan penyerahan smart class sejalan dengan keinginan pemerintah, pelajar harus siap dengan teknologi informasi.

Dikatakan, yayasan punya 'blue print' di 5 bidang kegiatan untuk mengembalikan nama 'Teladan' untuk SMA 3 Jakarta yang kini mengalami degradasi. 5 bidang itu, pendidikan, digital akademik, karakter, sarana, dan non akademik yaitu ekstra kulikuler, itulah yang akan kita bangun meski itu tidak mudah.

"Smart class ini, adalah sarana karena tidak mungkin juga mewujudkan blue print itu tanpa sarana. Smart class ini mendukung pembelajaran secara digital", ungkapnya.

Menurutnya, SMA 3 Jakarta harus seperti sekolah di negara maju, karena itu sekolah ini butuh bantuan dari para almuni dan pemangku kepentingan di dunia pendidikan. Diharapkan dengan penyerahan smart class ini, alumni SMA 3 dimanapun tergerak membantu eks sekolahnya.

"Inilah bentuk bantuan alumni yang ada di BUMN dan alumni yang diluar BUMN, kami berharap ke depannya jauh lebih baik lagi, dan ini mendukung program pemerintah, karena kita tidak mau kalah dengan negara luar", tegasnya.

Untuk itu, Ketua Yayasan SMA 3 Jakarta, berharap, penyerahan kelas pintar ini sebagai titik awal mengembalikan SMA 3 Jakarta, kembali sebagai teladan bagi sekolah lain di Indonesia. SMA 3 sebagai pelopor atau sebagai pendahulu pembelajaran digital. Yayasan juga siap menyediakan pelatih profesional di bidang olahraga dan musik, banyak profesional di bidang itu merupakan alumni SMA 3 yang siap menjadikan sekolahnya kembali menyandang kata teladan yang sesungguhnya bukan hanya sekedar jargon.

© 2025 indonews.id.
All Right Reserved
Atas