Prediksi Timnas Indonesia vs Yaman: Jika Nova Terapkan Taktik Sama Seperti saat Lawan Korea, Garuda Menang
Timnas Indonesia U-17 akan menjalani laga kedua di Piala Asia U-17 2025 Grup C dengan meladeni Yaman.
Reporter: donatus nador
Redaktur: donatus nador
Jakarta, INDONEWS.ID - Timnas Indonesia U-17 akan menjalani laga kedua di Piala Asia U-17 2025 Grup C dengan meladeni Yaman.
Duel kedua tim ini akan berlangsung di Stadion Prince Abdullah Al-Faisal, Jeddah, Arab Saudi, Senin (/4/7/2025) kick-off pukul 22.00 WIB.
Laga ini sangat krusial bagi kedua tim sebab kekalahan akan sangat berdampak pada posisi di klasemen. Keduanya sudah bisa mengukur kelebihan dan kekurangan lawan usai menjalani laga perdana.
Yaman saat ini memuncaki klasemen Grup C usai mengalahkan Afganistan 2-0 pada laga perdana. Indonesia juga memetik kemenangan 1-0 atas Korea Selatan pada laga perdananya.
Namun Timnas Garuda berada di peringkat kedua karena beda selisih gol. Sementara Korea Selatan dan Afghanistan masing-masing menempati peringkat ketiga dan keempat.
Pasukan Garuda secara mengejutkan bisa mengatasi permainan Korea Selatan yang merupakan finalis tahun lalu. Secara statistik, Korea Selatan sangat mendominasi jalannya laga.
Pasukan Back Ki-tae sukses mendominasi laga. Mereka menguasai bola 68 persen dengan tembakan mengarah ke gawang sebanyak 21 kali, namun tidak menghasilkan satu gol pun.
Indonesia cukup solid dalam hal bertahan. Skema 5-3-2 yang diterapkan pelatih Nova Arianto cukup efektif meredam pergerakan striker Korea Selatan yang bertumpu pada Jung Heejung.
Lima benteng kokoh lini belakang yang terdiri Muhammad Al Gazani, Fabio Azkairawan, Daniel Alfrido, Mathew Baker, dan I Putu Apriawan solid memagari area berbahaya.
Hasilnya, para penggawa skuad berjuluk Taeguk Warriors banyak melakukan tembakan dari luar kotak penalti yang bisa diamankan kiper Dafa Al Gasemi.
Lini tengah Garuda Muda yang dihuni Evandra Florasta, Muhamad Zahaby Gholy dan Nazriel Alfaro Syahdan juga kerap cekatan turun ke lini belakang.
Sementara dua striker Fadly Alberto Hengga dan Mochamad Mierza Fijatullah selalu siaga penuh kalau ada momen serangan balik.
Strategi Nova nampaknya unggul terhadap skema 4-5-1 yang diterapkan pelatih Korea. Pelatih Back Ki-tae menempatkan Park Dohun di bawah mistar gawang.
Bek dipercayakan kepada Kim Minichan, So Yoonwoo, Lim Yechan, Koo Hyeonbin. Sementara di lini tengah ada Park Byeongchan, Kim Yegeon, Kim Jihyuk, Oh Haram, Jon Geonyoung. Jung Heejung striker tunggal.
Dengan melihat performa apik meskipun kalah, Korea bisa saja sapu bersih dua laga berikutnya dan berpotensi juara grup.
Maka laga kedua ini wajib dimenangkan oleh pasukan Nova Arianto jika ingin lolos ke fase berikutnya.
Nova Arianto menyadari hal ini sehingga mengingatkan anak didiknya agar tidak terlena dengan kemenangan atas Korea Selatan di laga pertama.
Nova meminta Putu Panji cs kembali fokus karena masih ada dua pertandingan lain yang harus dimainkan. "Yang pasti pemain tetap fokus. Saya tidak mau pemain terlena dengan hasil ini," kata Nova dikutip dari keterangan PSSI.
Apabila Garuda mampu mencatat kemenangan kedua, Evandra dan rekan-rekannya bisa langsung lolos ke Piala Dunia U-17 2025 yang akan digelar di Qatar pada 3-27 November mendatang.
Diketahui, Indonesia U-17 mengalahkan Korea Selatan berkat gol Evandra Florasta yang menjadi eksekutor tendangan penalti pada menit ke-90+1.
Saat itu, bola sepakannya dari titik putih sempat ditepis kiper Park Dohun. Beruntung Evandra mampu menyepak bola tepisan itu ke arah atas gawang yang akhirnya berbuah gol.
Sebiji gol Evandra menjadi penentu kemenangan bagi Indonesia. Dalam laga itu Korea Selatan berhasil mengurung pemain Indonesia namun gagal membongkar pertahanan lini belakang skuad besutan Nova.
Akibatnya pasukan banyak melakukan tembakan jarak jauh yang tidak membuahkan gol. Serangan balik Garuda di akhir babak kedua membawa petaka gol hingga laga berakhir 1-0.
Jika saja Nova akan menerapkan taktik yang sama seperti yang dilakukan saat melawan Korea, bukan tidak mungkin ketajaman lini depan Yaman yang cetak dua gol akan tumpul.