Dinilai Hoki, Jersey Warna Keemasan Dipakai Inter Milan saat Final Liga Champions Kontra PSG
Inter Milan sungguh-sungguh mempersiapkan diri menghadapi laga final Liga Champions melawan Paris Saint-Germain (PSG) yang akan berlangsung di Allianz Arena, Jerman, Minggu (1/6/2025) 02.00 WIB.
Reporter: donatus nador
Redaktur: donatus nador
Jakarta, INDONEWS.ID-- Inter Milan sungguh-sungguh mempersiapkan diri menghadapi laga final Liga Champions melawan Paris Saint-Germain (PSG) yang akan berlangsung di Allianz Arena, Jerman, Minggu (1/6/2025) 02.00 WIB.
Dalam upaya meraih trofi berkuping besar di Allianz Arena, Inter Milan tidak hanya menyiapkan latihan fisik dan mental.
Mereka juga mengadu peruntungan lewat jersey yang akan mereka pakai nanti saat berduel dengan PSG. Seperti apa jersey peruntungan itu?
Diketahui PSG ditetapkan sebagai tuan rumah untuk final kali ini. Mereka sudah pasti mengenakan jersey utama berwarna biru tua dengan garis putih dan merah di bagian tengah kostum.
Maka dampaknya, skuad Il Nerazzurri (si biru hitam) tidak bisa memakai kostum utama mereka, lagi luka warnanya mirip. Biscione (ular besar) harus memilih jersey kedua atau ketiga.
The Straits Time melaporkan bahwa Inter Milan tidak memilih jersey keduanya yang berwarna putih dengan detail biru.
La Beneamata (yang tersayang) -julukan lain Inter Milan- memilih jersey ketiga yang berwarna kuning keemasan dalam final Liga Champions.
Padahal, sepanjang enam final Liga Champions yang pernah diikuti Inter sejak final pertama pada 1964, belum pernah dipakai jersey ketiga.
Ada pun alasan pilihan jatuh ke jersey warna keemasan karena jersey ini dianggap hoki, alias membawa keberuntungan bagi Inter dalam helatan Liga Champions musim 2024/2025.
Terbukti selama helatan Liga Champions, Inter selalu menang saat mengenakan kostum hoki. Mereka menang 1-0 saat melawan Sparta Praha pada Januari dan 2-0 dalam leg pertama 16 besar di Feyenoord pada Maret.
Atas dasar itu, mereka memilih kostum ketiga yang berwarna keemasan saat melawan PSG nanti. Jadi final nanti akan menjadi bukti apakah jersey ketiga Inter benar-benar hoki.