Imbang 2-2 Lawan Arema FC, Liga Indonesia All Star Tempati Peringkat Terbawah
Liga Indonesia All Star harus puas dengan posisi buncit klasemen Grup A Piala Presiden 2025.
Reporter: donatus nador
Redaktur: donatus nador
Jakarta, INDONEWS.ID- Liga Indonesia All Star harus puas dengan posisi buncit klasemen Grup A Piala Presiden 2025.
Pasalnya, pada laga melawan Arema FC di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (08/07/2025) sore mereka hanya memetik hasil imbang 2-2 dengan Singo Edan.
Dua gol Liga Indonesia All Star dicetak Witan Sulaeman dan Septian David Maulana. Sementara gol Singo Edan dicetak oleh Salim Tuharea dan Dedik Setiawan.
Hasil imbang 2-2 membuat Arema ada di posisi kedua dengan koleksi satu poin. Sementara itu tim All Star ada di posisi paling buncit juga dengan satu poin.
Laga berlangsung seru sejak wasit meniup peluit pembuka. Arema FC langsung menekan pertahanan tim Liga Indonesia All Star.
Pasukan Marcos Goncalves mendapat peluang pertama dari sepakan Paulinho di dalam kotak penalti dari halfspace kiri tak lama usai kickoff. Sayang sekali, bola tendangannya meleset ke samping gawang saja.
Menit ke-14, Arema kembali mendapat peluang dari tandukan Dalberto yang menerima umpan silang Alfarizi dari kiri. Namun bola sundulannya melebar ke samping gawang.
Menit ke-17, gol akhirnya tercipta. Salim Tuharea menyambut umpan diagonal dari kiri ke halfspace kanan, melepas tembakan voli kaki kiri dan gol tercipta.
Ada dugaan Salim terjebak offside. Namun setelah dicek via VAR, wasit akhirnya menyatakan gol tersebut sah. 0-1.
Menit ke-23, tim All Star sukses mencetak gol dari tandukan Irkham Mila dari dalam kotak penalti, usai mendapat umpan silang dari Rizky Dwi.
Mereka sangat kecewa karena gol tersebut dianulir karena Irkham sebelumnya dalam posisi offside.
Pertandingan kemudian dikuasai oleh tim All Star. Mereka bisa mendominasi penguasaan bola tapi kesulitan untuk menembus pertahanan Arema.
Pada akhirnya tak ada gol tercipta sampai turun minum. Skor 0-1 untuk keunggulan Arema FC.
Kembali dari ruang ganti, pelatih Liga Indonesia All Star Rahmat Darmawan melakukan penyegaran tim dengan pergantian pemain. Hasilnya, mereka bermain lebih agresif.
Arema tak mau ketinggalan, mereka juga melakukan pergantian pemain demi menghidupkan laga. Duel pun berjalan dengan sengit.
Pasukan Rahmat Darmawan berupaya memburu gol penyama. Namun, alih-alih mencetak gol, mereka malah kebobolan pada menit ke-65 lewat gol Dedik usai mendapat umpan Paulinho. Skor 0-2 untuk keunggulan Arema FC
Petaka menimpa Arema pada menit ke-71 saat Witan Sulaeman dijatuhkan bek Arema di kotak penalti.
Untuk memastikan itu pelanggaran, wasit kemudian mengecek VAR. Hasilnya terkonfirmasi telah terjadi pelanggaran. Wasit memberikan hadiah penalti kepada All Star.
Tepat pada menit- 74, Witan mengeksekusi sendiri penalti tersebut. Dia tidak menyiakan peluang, dengan sempurna mencetak gol. Skor berubah menjadi 1-2.
Tekanan terus menerus dilakukan All Star hingga ke daerah pertahanan lawan. Ini menyebabkan pemain belakang Arema kembali melakukan pelanggaran.
Tim All Star pun kemudian mendapat hadiah penalti lagi yang dieksekusi dengan sempurna oleh Septian David Maulana pada menit ke-84.
Skor 2-2 bertahan hingga laga tuntas. Hasil imbang membuat All Star harus berasa di dasar klasemen Grup A Piala Presiden. Sebelumnya mereka kalah telak 3-6 saat melawan Oxford.
Susunan Pemain
Liga Indonesia All Star: Kartika Ajie; Rizky Dwi, Komang Tri, Arif Satria, Yusuf Meilana, M. Taufany, Rosad Setiawan, Bayu Otto, Irkham Mila, Eksel Runtukahu, Risky Afrisal
Pelatih: Rahmad Darmawan
Arema FC: Lucas Frigeri; Alfarizie, Odivan, Thales, Bayu Setiawan, Julian Guevara, Valdeci, Jayus Hariono, Paulinho, Dalberto, Salim Tuharea
Pelatih: Marcos Goncalves