Gubernur ABN NasDem, Mayor Jenderal (Purn) I Gusti Kompyang (IGK) Manila Wafat, Berikut Perjalanan Kariernya
Gubernur ABN NasDem, Mayor Jenderal (Purn) I Gusti Kompyang (IGK) Manila, Wafat, Berikut Perjalanan Kariernya
Reporter: luska
Redaktur: Rikard Djegadut
Jakarta, INDONEWS.ID - Akademi Bela Negara (ABN) Partai Nasional Demokrat (NasDem) berduka Gubernur ABN NasDem, Mayor Jenderal (Purn) I Gusti Kompyang (IGK) Manila, berpulang hari ini, Senin (18/8/2025).
"Innalillahi wa innailaihi rajiun. Telah berpulang ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, Mayor Jenderal (Purn) I Gusti Kompyang (IGK) Manila, pada hari ini, Senin, 18 Agustus 2025," kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai NasDem Hermawi Taslim pada wartawan.
Jenazah almarhum IGK Manila diberangkatkan dari Rumah Sakit Bunda menuju Rumah Sakit Pusat Gatot Soebroto untuk dimandikan. Kemudian, dibawa menuju Aula ABN untuk disemayamkan.
Sedangkan upacara pelepasan dan kremasi IGK Manila akan dilakukan pada Rabu, 20 Agustus 2025, pukul 11.00 WIB. Jenazah akan diberangkatkan dari ABN menuju RS Gatot Soebroto untuk prosesi kremasi. Sebelum pemberangkatan, akan dilaksanakan upacara kebesaran di ABN sebagai penghormatan atas jasa dan pengabdian almarhum kepada bangsa dan negara.
I Gusti Kompyang Manila adalah purnawirawan perwira tinggi Tentara Nasional Indonesia (TNI) dengan pangkat terakhir Mayor Jenderal TNI Angkatan Darat (AD).
Beliau lahir di Singaraja, Bali, pada 8 Juli 1942. I Gusti Kompyang Manila lulusan Akademi Militer Nasional (AMN) angkatan tahun 1964, selama karier militernya, IGK Manila berhasil mencapai pangkat Mayor Jenderal TNI AD (POM ABRI).
Almarhum I Gusti Kompyang Manila berhasil menuntaskan tugasnya dalam Operasi Ganesha 1982.
Pada tahun 1967, I Gusti Kompyang Manila mengemban tugas penting sebagai petugas keamanan di Wisma Yaso, mengawal Presiden Sukarno saat menyusun naskah Pidato Nawaksara.
I Gusti Kompyang Manila juga sangat menonjol di bidang olahraga dan pemerintahan. Beliau dikenal luas sebagai "Bapak Wushu Indonesia"
IGK Manila menjabat sebagai manajer Tim Nasional Indonesia pada SEA Games 1991 di Manila, Filipina. Beliau berhasil membawa klub Bandung Raya meraih gelar juara Liga Indonesia pada tahun 1996. Kemudian, pada tahun 2001, beliau menjabat sebagai manajer Persija Jakarta dan kembali berhasil membawa klub ibu kota tersebut menjuarai Liga Indonesia.
IGK Manila pernah menjabat sebagai Ketua Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN) pada tahun 1995, Sekretaris Jenderal Departemen Penerangan (DEPPEN) pada tahun 1998, dan Otorisator Badan Informasi Kepegawaian Nasional (BIKN) pada tahun 2000. Selain itu, beliau juga aktif di Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) sebagai Wakil Ketua Umum pada tahun 2006 dengan panggilan radio amatir YB0AA, serta Direktur Akademi Olah Raga Indonesia (AKORIN).
Pada masa senjanya, I Gusti Kompyang Manila masih aktif berkontribusi sebagai Gubernur Akademi Bela Negara (ABN) Partai NasDem, sebuah lembaga kaderisasi yang didirikan pada tahun 2017, serta Sekretaris Majelis Tinggi Partai NasDem.