indonews

indonews.id

Immunotherapy Nusantara dan Pelayanan DSA Hadir di RSPPN

Reporter: rio apricianditho
Redaktur: indonews

Jakarta, INDONEWS.ID - Menteri Pertahanan RI Jenderal TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin bersama Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si. dan Penasihat Khusus Bidang Kesehatan Presiden RI Letjen TNI (Purn) Prof Dr. dr. Terawan Agus Putranto, Sp.Rad (K) RI.
meresmikan layanan Immunotherapy Nusantara by Terawan di RS Pusat Pertahanan Negara Panglima Besar Soedirman, Jakarta. 

Sjafrie mengatakan bahwa pelayanan immunotherapy Nusantara dan DSA merupakan buah pikir anak bangsa yang dipimpin Penasihat Khusus Presiden Bidang Kesehatan Letjen TNI (Purn) Prof Dr. dr. Terawan Agus Putranto, Sp.Rad (K) RI.

“Kita tadi memulai, saya kebetulan diminta untuk mencoba, diambil darah 40cc, kemudian diolah di laboratorium. Kemudian nanti setelah tujuh hari baru disuntikkan kembali,” kata Sjafrie di RS PPN Soedirman, Jakarta.

Proses imunoterapi ini dikembangkan dari sel dendritik yang diambil dari darah pasien sendiri, lalu diproses untuk memperkuat sistem kekebalan. Sementara DSA merupakan teknik pencitraan menggunakan sinar-X untuk memeriksa kondisi darah.

Menhan Sjafrie memastikan bahwa teknologi tersebut akan dikembangkan ke rumah sakit TNI lain di daerah.
“Tentunya akan berkembang dengan kaderisasi yang dilakukan oleh dokter Terawan,akan berkembang ke rumah sakit-rumah sakit TNI yang ada di daerah,”tutur Sjafrie.

Dalam kesempatan sama, Prof. Dr. Terawan mengatakan bahwa pelayanan immunotherapy Nusantara dan DSA sudah dimulai per hari ini.
“Jadi ini semua sudah siap untuk dilakukan pelayanan pada masyarakat. Semoga Rumah Sakit PPN Soedirman ini betul-betul menjadi rumah sakit rujukan internasional,” kata Prof. Dr. Terawan.

“Dan saya harapkan ini bisa juga membantu meningkatkan kesehatan masyarakat dan bisa menumbuhkan budaya riset and development dengan baik,” tambahnya.

© 2025 indonews.id.
All Right Reserved
Atas