indonews

indonews.id

PKU Akbar PNM di Maluku Tengah Dorong Pemberdayaan, Perkuat Ekonomi Daerah

Upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat terus diperkuat oleh PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) Akbar yang digelar di Masohi, Kabupaten Maluku Tengah, Senin (20/4/2026).

Reporter: Rikard Djegadut
Redaktur: Rikard Djegadut

Jakarta, INDONEWS.ID - Upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat terus diperkuat oleh PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) Akbar yang digelar di Masohi, Kabupaten Maluku Tengah, Senin (20/4/2026).

Mengusung tema “Nasabah Berdaya, Ekonomi Daerah Berjaya”, kegiatan ini dihadiri oleh Zulkarnain Awat Amir, perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku, Badan Pusat Statistik (BPS) Maluku Tengah, serta sejumlah perwakilan perbankan dan lembaga keuangan lainnya.

Kegiatan tersebut menjadi langkah nyata PNM dalam memperkuat peran pelaku usaha ultra mikro, khususnya perempuan, sebagai motor penggerak ekonomi daerah.

Pemimpin Cabang PNM Ambon, Taufiq Marsuki, menegaskan bahwa pemberdayaan nasabah tidak hanya dilakukan melalui akses pembiayaan, tetapi juga melalui pendampingan berkelanjutan.

Menurutnya, ketika nasabah—terutama ibu-ibu pelaku usaha—memiliki akses pembiayaan dan pendampingan yang tepat, dampaknya akan langsung dirasakan pada kesejahteraan keluarga hingga ekonomi daerah secara luas.

“Melalui pendekatan ini, PNM terus mendorong nasabah agar mampu mengembangkan usaha secara mandiri dan memiliki daya saing,” ujarnya.

Hingga saat ini, PNM Cabang Ambon telah memberdayakan sebanyak 21.731 nasabah di Kabupaten Maluku Tengah. Mereka tergabung dalam 1.263 kelompok usaha melalui delapan unit Mekaar dan satu unit ULaMM.

Sementara itu, Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, memberikan apresiasi atas kontribusi PNM dalam membantu masyarakat, khususnya perempuan, dalam mengembangkan usaha.

Menurutnya, program pemberdayaan seperti PKU Akbar memiliki peran penting dalam memperkuat ekonomi keluarga sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Peran PNM sangat sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan inklusi keuangan di Maluku Tengah,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, PNM berharap para nasabah dapat terus meningkatkan kapasitas usaha dan memperkuat kemandirian ekonomi.

Taufiq Marsuki kembali menegaskan bahwa PNM tidak hanya membangun modal finansial, tetapi juga memperkuat modal intelektual dan sosial agar para nasabah mampu mandiri serta berdaya saing.

Ia berharap kegiatan PKU Akbar ini menjadi momentum bagi nasabah untuk terus berinovasi dan menjaga kedisiplinan dalam mengembangkan usaha, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan bagi masyarakat dan perekonomian daerah.

© 2025 indonews.id.
All Right Reserved
Atas