indonews

indonews.id

Asri Hadi, Pemred INDONEWS.ID, Membacakan Surat Kartini di Acara KOWANI

Menariknya, Pemimpin Redaksi INDONEWS.ID, Asri Hadi, didapuk membacakan ”Surat dari Kartini”.

Reporter: very
Redaktur: very
zoom-in Asri Hadi, Pemred INDONEWS.ID, Membacakan Surat Kartini di Acara KOWANI
Pemimpin Redaksi INDONEWS.ID, Asri Hadi ketika menghadiri acara ”Malam Refleksi Kartini” di Gedung DPP KOWANI, Jalan Imam Bonjol, Jakarta, Senin malam (20/4/2026). (Foto: Ist)

 

JAKARTA, INDONEWS.ID –Komite Organisasi Wanita Indonesia (KOWANI) menggelar acara ”Malam Refleksi Kartini” di Gedung DPP KOWANI, Jalan Imam Bonjol, Jakarta, Senin malam (20/4/2026). Acara yang mengambil tema “Suara Yang Tak Pernah Padam” digelar dalam rangka memperingati Hari Kartini yang jatuh setiap 21 April.

Acara itu dihadiri oleh para tokoh nasional, aktivis perempuan, undangan dan masyarakat umum - yang peduli pada perjuangan perempuan.

Acara dibuka dengan pemutaran film dokumenter biografi RA Kartini, yang mengisahkan kehidupan serta perjuangan RA Kartini.

Menariknya, Pemimpin Redaksi INDONEWS.ID, Asri Hadi, didapuk membacakan ”Surat dari Kartini”.

Isi surat-surat R.A. Kartini, yang sebagian besar dimuat dalam buku ”Habis Gelap Terbitlah Terang” itu memuat tentang pemikiran progresif RA Kartini tentang emansipasi perempuan, pentingnya pendidikan, kritik terhadap adat istiadat yang mengekang, serta harapan akan kesetaraan sosial bagi perempuan bumiputra. Kartini menekankan bahwa pendidikan adalah kunci kemajuan,” ujar Asri Hadi yang biasa disapa Bang Buyung itu.

Nannie Hadi Tjahjanto, Ketua Umum KOWANI, dalam sambutannya, menekankan pentingnya meneladani semangat Kartini. “Acara Malam Refleksi Kartini adalah kesempatan bagi kita untuk menelusuri perjuangan Kartini. Kita menghormati dan mengenang nama besar beliau sebagai tokoh sejarah dan inspirasi. Kartini adalah visioner bagi perjuangan wanita Indonesia,” katanya.

Nannie mengatakan bahwa KOWANI - sebagai penerus perjuangan emansipasi perempuan - terinspirasi oleh surat-surat RA Kartini yang mengungkapkan gagasan kemerdekaan dan kesetaraan.

Karena itu, menuju peringatan 100 tahun, KOWANI terus berkomitmen untuk memperjuangkan hak-hak perempuan, baik di tingkat global mapun di tingkat global melalui inisiatif “KOWANI Goes to UNESCO”.

(Pemimpin Redaksi INDONEWS.ID, Asri Hadi bersama wartawan senior, Mba Atik)  

“Kartini hidup di masa yang penuh keterbatasan bagi perempuan, namun beliau mampu memperjuangkan hak-haknya. Kini, wanita Indonesia menikmati hasil perjuangan tersebut. Pertanyaannya, apakah cahaya perjuangan emansipasi wanita masih terus menyala? Peran perempuan saat ini sangat penting untuk meneruskan perjuangan tersebut, karena dari perempuan lahir generasi penerus bangsa,” kata Nannie.

Acara juga menampilkan Ketua Yayasan Perlindungan Anak dan artis senior, Cornelia Agatha, yang membacakan monolog tentang ”Refleksi Perjuangan Kartini”.

Malam Refleksi Kartini ditutup dengan pembacaan narasi dari sepuluh surat pendek RA Kartini. Narasi ini dibacakan oleh sejumlah tokoh yang hadir. *

© 2025 indonews.id.
All Right Reserved
Atas