indonews

indonews.id

Perayaan Hari Anak Nasional Warnai Penutupan Festival Seni dan Bazaar 2026, Seni Milik Semua

Perayaan Hari Anak Nasional Warnai Penutupan Festival Seni dan Bazaar 2026

Reporter: luska
Redaktur: Rikard Djegadut

Jakarta, INDONEWS.ID - Festival Seni dan Bazaar Mitra Seni Indonesia 2026 resmi  ditutup pada hari ketiga, bertepatan dengan peringatan perayaan Hari Anak Nasional  2026 yang jatuh tanggal 23 Juli 2026 dengan  fokus pada Gerakan ruang aman dan Nyaman untuk Anak.

Mitra Seni Indonesia menghadirkan rangkaian acara khusus anak, dengan puncak penampilan 12 anak berkebutuhan khusus dari komunitas Aku Menari.

Kehadiran anak  anak Komunitas Aku Menari di panggung utama menjadi bukti nyata bahwa kesenian adalah Bahasa universal. Seni dapat dinikmati siapa saja dan dapat dikerjakan siapa saja, meski dengan keterbatasan.

" Kami percaya setiap anak berhak atas ruang berekspresi. Lewat festival ini kami ingin menunjukan bahwa panggung seni tidak membedakan," demikian pernyataan Plt Ketua Umum MSI Hesti Kresnarini pada penutupan Festival Seni dan Bazaar MSI di Graha Jalapuspita Jakarta Kamis 23/7/2026.

Tambahnya lagi, Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang selalu mengajak anak anak berkebutuhan khusus yg memiliki bakat seni untuk bergabung bersama kami .

Penampilan tari dari komunitas Aku Menari disambut tepuk tangan meriah ratusan pengunjung. Semangat dan keceriaan mereka menjadi pengingat bahwa kreativitas tidak mengenal batas.
Selain itu ,Tari Ratuh Jaroe yang dipersembahkan 29 anak anak SMP Auliya sudah beberapa kali memenangkan lomba menari internasional.

Selain pertunjukan tari rangkaian peringatan Hari Anak Nasional juga diisi dengan Story Telling interaktif, Sandiwara Boneka serta beragam permainan dan hiburan yang diikuti anak anak dan keluarga.Suasana semakin semarak dengan pengumuman pemenang lomba Instagram Like terbanyak kategori peserta festival.

Sebagai acara penutup, Mitra Seni Indonesia juga memberikan piagam apresiasi kepada para pendukung acara, mitra dan komunitas  yang telah menyukseskan Festival Seni dan Bazaar 2026 selama tiga hari.

Festival ini kami tutup,  tapi semangat berkesenian harus tetap jalan.Terima kasih kepada semua pihak yang percaya bahwa seni bisa mempersatukan dan memberdayakan. Sampai jumpa di Festival Seni dan Bazaar demikian  Ketua Panitia  Festival Seni dan Bazaar MSI 2026 Retno Salamoen.

Festival Seni dan Bazaar 2026 yang mengusung tema Harmoni Budaya Indonesia diikuti 90 stan, 10 komunitas seni , UMKM kreatif dan dihadiri lebih dari 700 pengunjung hingga hari ketiga Kegiatan FSB yang merupakan agenda   rutin didukung , Iswara Media, Mother  and Beyond, Her World Indonesia serta BNI Wonder.

Sejak hari pertama Festival ini dimeriahkan    seni dan budaya daerah dengan berbagai tarian,musik tradisional antara  lain angklung, kolintang, paduan suara MSI, angklung  Granny 46 ,  dan berbagai tarian serta budaya  mulai dari Betawi , Indonesia Barat, Tengah dan Timur yang menampilkan pelatihan Mitra Seni Indonesia.
                          
Sekilas mengenai Mitra Seni Indonesia (MSI)

Mitra Seni Indonesia (MSI) adalah perkumpulan yang bersifat nirlaba dan non politik dan berbadan hukum.  MSI didirikan pada tanggal 9 Agustus 2007.MSI merupakan wadah bagi pemerhati atau pencinta dan pelaku seni untuk bersama2  mengembangkan talenta  dalam berkesenian.

Mitra Seni  Indonesia didirikan oleh Ir.Sanyoto Sastrowardoyo (alm), ibu Susrinah Sanyoto dan Ibu Sri Harmoko. Saat ini anggota MSI berjumlah hampir 1015 orang.

Mitra Seni Indonesia memiliki berbagai kelompok pelatihan diantaranya angklung,arumba,  kolintang dan tangklung, paduan suara, seni lukis, karawitan, tari tradisional, line dance olah vokal dan terbuka bagi masyarakat yang mencintai seni.

© 2025 indonews.id.
All Right Reserved
Atas