Satria Sanggeni Bertekad Raih 3 Poin, Hasilnya 1-1 Lawan Toyo Hartoyo
Reporter: rio apricianditho
Redaktur: indonews
Jakarta, INDONEWS.ID - Toyo Hartoyo bermain lepas dan mampu mengimbangi Satria Sanggeni di laga terakhir putaran pertama Liga Jakarta U-17, berada di urutan `buncit` tapi semangat bertandingnya menyala. Unggul 1 gol di babak pertama lalu disamakan Sanggeni di babak kedua, masing-masing membawa 1 poin, Sabtu (12/09).
Salut buat Toyo Hartoyo meski berada di papan bawah tapi semangat bertanding tak pupus, gempuran demi gempuran ke gawang Sanggeni terus mereka lancarkan, sayang kerap gagal di penyelesaian akhir.
Permainan Toyo Hartoyo ada peningkatan terutama di kerja sama tim, bola mengalir dari kaki ke kaki mencoba mendobrak pertahanan lawan. Tapi lawan yang dihadapi adalah tim yang pertahanannya sulit ditembus.
Kesabaran membongkar blokade lawan membuahkan hasil, saat 3 pemain depan Toyo Hartoyo menunjukan kerja sama yang baik, gelandang kanan Toyo menusuk dari pinggir lapangan lalu memberikan ke tengah, lewat 1 sentuhan bola langsung diberikan ke striker Toyo langsung disikat, bola pun lolos dari hadangan kiper. Toyo unggul 1-0.
Memasuki babak kedua Toyo mengendurkan serangan, dan Sanggeni pun berbalik menekan pertahanan Toyo Hartoyo. Usaha pemain Sanggeni akhirnya membuahkan hasil, gol indah pun tercipta dari dalam kotak pinalti, bola hasil umpan pemain sayap kanan langsung di tendang mengarah ke sudut kanan gawang, skor 1-1.
Di sisa babak kedua tak ada kejutan, bola tak pernah masuk kotak putih di kedua tim permainan keduanya terkesan membosankan dan peluit akhir pertandingan berbunyi, keduanya harus puas dengan hasil pertandingan di laga penutup, 1-1.
Manajer Satria Sanggeni Edward Martinus mengatakan, dari hitungan kita harus anak-anak bisa menang, tapi ya itulah sepakbola semua bisa terjadi. Kemungkinan anak asuhnya kelelahan apa lagi mereka bermain pas matahari di ubun-ubun kepala.
"Kita ingin menjaga posisi kita tetap di peringkat 3, tapi hasil berkata lain, semoga saja tidak ada perubahan posisi di klasmen dengan tambahan 1 poin ini. Secara hitung-hitungan kita menang tapi ya rejekinya segitu", kilahnya.
Menurutnya, selain udara panas, ada perubahan skema dari pelatih terutama di tengah, pemain yang masuk adalah cadangan karena itu timnya kalah di tengah. Begitu pemain inti dimainkan, keadaan berbalik Sanggeni banyak menekan.
Dikatakan, Sanggeni tengah mempersiapkan tim untuk ikut Piala Soeratin di Banten, maka tim yang menghadapi Toyo Hartoyo adalah tim pelapis sekaligus menyeleksi pemain untuk Soeratin di Banten.