Nasional

Abdul Kadir Karding Minta Prabowo Berhati-hati dalam Bicara ke Publik

Oleh : hendro - Jum'at, 12/10/2018 15:31 WIB

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi – Ma’ruf, Abdul Kadir Karding

Jakarta, INDONEWS.ID - Menanggapi pernyataan Prabowo  soal Indonesia memiliki kekayaan sumber daya (SDA) alam namun tidak dimanfaatkan serta pihak asing yang menikmati keuntungan dari SDA Indonesia.

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi – Ma’ruf, Abdul Kadir Karding meminta Ketum Partai Gerindra itu berhati-hati dalam berbicara di depan publik.

“Sebaiknya beliau kalau bicara perlu berhati-hati dan melihat sejarah, pada zaman siapakah sesungguhnya paling banyak aset-aset itu dikuasai oleh pihak lain atau negara asing,” tandasnya kepada wartawan, Jumat (12/10/2018).

Menurut Karding, akusisi aset negara oleh asing justru terjadi pada masa orde baru (orba) yang dipimpin Soeharto. Dimana Prabowo, merupakan bagian rezim yang berkuasa selama 32 tahun itu.

Seperti diketahui, Dalam Rakernas LDII di Pondok Pesantren Minhajurrosyidin, Pondok Gede, Jakarta Timur, Kamis (11/10/2018) kemarin, Prabowo mengatakan Indonesia memiliki kekayaan sumber daya (SDA) alam namun tidak dimanfaatkan. Dia menuding pihak asing yang menikmati keuntungan dari SDA Indonesia.( Hdr)

Artikel Terkait