Daerah

Bersama Wali Kota Depok, Kasdam Jaya Buka TMMD 2018 di Cipayung Depok

Oleh : Ronald Tanoso - Senin, 15/10/2018 21:05 WIB

Kasdam Jayakarta Brigjend TNI Suharyanto memberikan alasan mengapa TMMD 2018 di kota Depok lebih banyak kegiatan non fisik karena menurutnya Depok merupakan daerah perkotaan serta tingkat pendidikan masyarakatnya lebih bagus.
Depok, INDONEWS.ID - Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Tahun 2018 di Kota Depok akan lebih banyak diisi oleh kegiatan non fisik (penyuluhan) disamping ada juga memang beberapa kegiatan fisiknya.
 
Kegiatan ini antara lain meliputi penyuluhan dengan materi RW layak anak atau RW ramah anak, penyuluhan bahaya narkoba, tertib lalulintas, kenakalan remaja dan kerukunan umat beragama. Selanjutnya, ada juga penyuluhan untuk hidroponik, kesehatan lingkungan, Keluarga Berencana (KB) dan Kartu Identitas Anak (KIA), kedisiplinan, bahaya terorisme dan radikalisme, wawasan kebangsaan, penanggulangan KDRT, pembelajaran bahasa inggris dan mendongeng.
 
"Hasil penyuluhan tersebut diharapkan dapat menambahkan pengetahuan bagi masyarakat khususnya, di wilayah Kecamatan Cipayung sebagai lokasi penyelenggaran TMMD 2018 di Kota Depok," ujar Wali Kota Depok Idris Abdul Somad dalam sambutannya saat membuka TMMD Ke 103 Tahun 2018 di Lapangan Jembatan Serong, Cipayung, Kota Depok, Senin (15/10/2018).
 
Sementara itu, dilokasi yang sama, Kasdam Jayakarta Brigjend TNI Suharyanto menjelaskan alasan TMMD 2018 di kota Depok lebih banyak kegiatan non fisik karena Depok merupakan daerah perkotaan serta tingkat pendidikan masyarakatnya lebih bagus.
 
"Tergantung daerahnya. Karena pembangunan disini sudah di cover oleh APBD dan APBD Perubahan. Kalau di Palu misalnya, pasti akan lebih banyak kegiatan fisiknya karena disana butuh kehadiran TNI dengan alat-alatnya dan tenaganya untuk mendorong masyarakat membangun wilayahnya," jelas Kasdam Suharyanto.
 
Lebih lanjut, Kasdam mengatakan, sejak tahun 1970 kegiatan TMMD merupakan bentuk komitmen TNI dalam ikut serta membangun atau meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Itu merupakan salah satu tugas dari TNI di dwifungsi TNI pada jaman orde baru.
 
Setelah reformasi, sesuai UU No 34 Tahun 2004 dimana salah satu tugas TNI adalah melaksanakan pemberdayakan pertahanan. Kegiatan tersebut salah satunya dilakukan melalui TMMD.
 
"Jadi ini adalah sumbangsih TNI kepada bangsa dan negara untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat ada kegiatan fisik (pembangunan) dan ada kegiatan non fisik (penyuluhan). Harapannya Indonesia bisa semakin maju dan bisa sejajar dengan negara-negara maju di dunia," pungkasnya.

Artikel Terkait