Pojok Istana

Jokowi : Kita Harus Sabar Menunggu Hasil Perhitungan Resmi KPU

Oleh : Ronald T - Kamis, 18/04/2019 23:59 WIB

Capres nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowo) tidak jumawa meskipun telah menerima banyak ucapan selamat. Dirinya tetap mengajak kepada semua pihak untuk menunggu hasil rekapitulasi dari Komisi Pemilihan Umum pusat.

Jakarta, INDONEWS.ID - Banyak dari beberapa pemimpin negara-negara sahabat yang mengucapkan selamat untuk  Indonesia dan pasangan Capres/Cawapres Joko Widodo dan KH Ma'ruf Amin atas pelaksanaan Pemilu Serentak 2019, serta kemenangan Jokowi - Ma'ruf.

Ucapan tersebut disampaikan langsung oleh para pemimpin negara-negara sahabat kepada Jokowi melalui sambungan telepon pada Kamis (18/4/2019) siang. Mereka yang memberikan ucapan selamat diantaranya ada PM Malaysia Tun Mahathir Muhammad, PM Singapura Lee Hsien Loong dan juga dari Presiden Turki Presiden erdogan.

"Baru saja dari siang sampai sore tadi, kita telah menerima telpon dari PM Malaysia Tun Mahathir Muhammad dan juga PM Singapura Lee Hsien Loong dan juga dari Presiden Turki Presiden erdogan. Dan juga sepuluh negara lainnya yang telah memberikan ucapan selamat atas pesta demokrasi besar di negara kita. Dan beliau menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh masyarakat Indonesia dan juga pasangan Jokowi dan KH Ma'ruf atas keberhasilan pemilu 17 April kemarin," tutur Jokowi.

Meski demikian, Capres nomor urut 01 ini tidak jumawa meskipun telah menerima banyak ucapan selamat. Dirinya tetap mengajak kepada semua pihak untuk menunggu hasil rekapitulasi dari Komisi Pemilihan Umum pusat.

"Kemudian yang kedua, kita juga terus akan menunggu, menanti perhitungan suara oleh KPU penghitungan resmi dari KPU, yang kita harap secepatnya bisa diselesaikan," ujar Jokowi.

Namun, mantan Wali Kota Solo ini juga tidak menampik jika hasil hitung cepat dari berbagai lembaga survey merupakan metode perhitungan ilmiah dengan tingkat akurasi yang mencapai 99 persen.

"Tetapi quick count dari yang ada telah memberikan angka yang jelas. Kalau kemarin saya belum menyampaikan angkanya karena masih di bawah 70%, tapi hari ini karena sudah hampir mencapai 100%, kami sampaikan bahwa hasil Quick Count 12 lembaga survei menyatakan Jokowi-Ma'ruf mendapatkan persentase 54,5 % dan Prabowo Sandi mendapatkan prosentase 45,5%. Kita tahu semuanya, bahwa yang namanya penghitungan quick count adalah cara penghitungan ilmiah yang dari pengalaman pemilu yang lalu akurasi-nya 99 persen hampir sama dengan perhitungan real count," tutur Jokowi.

"Namun demikian, sekali lagi, kita harus tetap bersabar, sabar menunggu hasil perhitungan resmi KPU," tandas Jokowi. (rnl)

 

Artikel Terkait