Terjadi Ledakan Susulan, Polisi Sri Lanka Lakukan Penyelidikan

Oleh : Ronald Tanoso - Kamis, 25/04/2019 23:25 WIB

Mengutip keterangan harian Reuters, Juru Bicara Kepolisian Sri Lanka, Ruwan Gunasekara, mengatakan bahwa personel polisi langsung dikerahkan ke pengadilan yang terletak di Pugoda tersebut.

Jakarta, INDONEWS.ID - Lagi, Sri Lanka kembali diguncang ledakan pada Kamis, (25/4/2019). Ledakan susulan ni kembali terjadi di lapangan kosong dekat belakang  pengadilan di daerah Kolombo.

Mengutip keterangan harian Reuters, Juru Bicara Kepolisian Sri Lanka, Ruwan Gunasekara, mengatakan bahwa personel polisi langsung dikerahkan ke pengadilan yang terletak di Pugoda tersebut.

"Ada ledakan di belakang pengadilan. Kami sedang menyelidikinya," sebutnya.

Peningkatan ledakan ini terjadi di tengah  ketegangan di Sri Lanka sejak serangan bom beruntun di delapan tempat di Hari Paskah pada Minggu (21/4/2019) lalu.

Dijelaskan, empat bom pertama meledak sekitar pukul 08.45 waktu lokal di empat lokasi berbeda, yakni Hotel Shangri-La di pusat Kota Kolombo, Hotel Kingsbury, Gereja St Anthony di Kochchikade, dan Gereja Katolik St. Sebastian di Negombo.

Berselang lima menit,kemudian  bom lainnya menerjang Hotel The Cinnamon Grand. Sekitar pukul 09.05, ledakan keenam terjadi di Gereja Katolik Zion Roman di Batticaloa.

Bom ketujuh meledak di New Tropical Inn sekitar pukul 13.45 waktu lokal. Penginapan itu berdekatan dengan kebun binatang nasional Sri Lanka.

Sementara yang terakhir, sebuah ledakan juga menimpa sebuah rumah di Dematagoda, Kolombo, saat razia polisi berlangsung. Tiga aparat keamanan dilaporkan meninggal dunia. (rnl)

 

Artikel Terkait