Nasional

Jumlah Bertambah, Polri Amankan 441 Orang Terduga Perusuh

Oleh : Ronald T - Jum'at, 24/05/2019 22:35 WIB

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo mengatakan polisi sedang melakukan pemeriksaan terhadap 441 orang yang diduga menjadi perusuh dalam aksi kerusuhan pada 22 Mei 2019.

Jakarta, INDONEWS.ID - Buntut dari peristiwa kerusuhan yang terjadi pada 22 Mei 2019 beberapa hari lalu, hingga Jumat, (24/5/2019) polisi mengamankan sebanyak 441 orang yang diduga menjadi perusuh.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo mengatakan polisi sedang melakukan pemeriksaan terhadap ratusan orang tersebut.

"Sekarang dalam proses pemeriksaan saat ini sudah 441 terduga perusuh," ujar Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (24/5).

Sebelumnya, pada Kamis (23/5/2019) polisi berhasil menangkap sebanyak 300 perusuh. Sementara itu, Dedi mengatakan bahwa pihaknya terus mendalami keterangan ratusan terduga perusuh itu.

"Dipilah-pilah siapa yang sebagai pelaku lapangan, operator dan aktor intelektual dibalik kerusuhan tersebut," tuturnya.

Polisi telah mengidentifikasi jika sebagian dari perusuh tersebut merupakan preman Tanah Abang yang mendapatkan bayaran mulai dari Rp100-300 ribu per hari. Sedangkan sisanya berasal dari luar DKI Jakarta seperti Jawa Barat dan Banten. 

"Betul preman Tanah Abang. Sekali datang dikasih duit," tandasnya.

Sebagaimana diketahui, kerusuhan pada 21-22 Mei terjadi di sejumlah lokasi antara lain di depan gedung Bawaslu Jalan MH Thamrin, Asrama Polisi di Petamburan dan Flyover Slipi, Gambir. Massa di Slipi sempat membakar dua bus milik polisi dan sejumlah mobil warga. (rnl)

Artikel Terkait