Nasional

Komisaris Garuda Pastikan Januari 2020 Sudah Ada Dirut Baru

Oleh : Ronald T - Minggu, 08/12/2019 23:30 WIB

Pesawat Garuda Indonesia. (Foto : Ist)

Jakarta, INDONEWS.ID -Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir telah memberhentikan empat direksi PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) yang diduga terlibat dalam penyelundupan Harley Davidson dan sepeda Brompton beberapa waktu lalu.

Sementara itu, Komisaris Utama Garuda, Sahala Lumban Gaol, mengatakan bahwa nantinya penunjukan direksi baru Garuda akan dilakukan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). RUPSLB ini akan dilakukan dalam waktu 45 hari ke depan setelah pengajuan surat kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

"Jadi yang dilakukan sekarang pemberhentian sementara, RUPS dalam 45 hari setelah menyampaikan surat pemerintah ke OJK," ujarnya dalam acara konferensi pers di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Sabtu (7/12/2019) kemarin.

Rencananya surat pengajuan tersebut akan diserahkan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada hari Senin besok. Artinya jika dihitung 45 ke depan, maka RUPSLB akan diselenggarakan pada 22 Januari 2020. (rnl)

Loading...

Artikel Terkait