Pojok Istana

Geram, Jokowi Sebut Penanganan Covid-19 Biasa-Biasa Saja

Oleh : Ronald T - Minggu, 28/06/2020 22:30 WIB

Presiden Joko Widodo (Foto : Ist)

Jakarta, INDONEWS.ID - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengutarakan kekecewaannya terhadap penanganan Covid-19 yang dikerjakan para menteri. Hal itu diutarakannya dalam Sidang Kabinet Paripurna yang diunggah akun YouTube resmi Sekretariat Presiden, Minggu, 28 Juni 2020.

"Saya lihat masih banyak kita ini yang seperti biasa-biasa saja. Saya jengkelnya di situ, ini apa enggak punya perasaan? Suasana ini krisis," ujarnya. "Saya harus ngomong apa adanya. Nggak ada progres yang signifikan. Nggak ada," timpalnya.

Jokowi mengatakan Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi atau The Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) telah mewanti-wanti pertumbuhan ekonomi dunia terkontraksi 6-7,6 persen. Bank Dunia juga menyampaikan laju pertumbuhan ekonomi Indonesia -5 persen.

 
"Tindakan, keputusan, dan kebijakan kita, suasananya harus suasana krisis. Jangan kebijakan yang biasa-biasa saja menganggap ini sebuah kenormalan. Apa-apaan ini? Jangan memakai hal-hal yang standar pada suasana krisis. Manajemen krisis sudah berbeda semuanya mestinya," tegas Jokowi.
 
Ia mengaku tak ragu untuk mengeluarkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang (perpu) apabila dibutuhkan. Apabila sederet perpu yang sudah dibuat dirasa belum cukup.

"Asal untuk rakyat, asal untuk negara. Saya pertaruhkan reputasi politik saya. Sekali lagi tolong ini betul-betul dirasakan kita semuanya. Jangan sampai ada hal yang justru mengganggu," ucapnya.

"Sekali lagi langkah-langkah extra ordinary ini betul-betul harus kita lakukan dan saya membuka yang namanya entah langkah-langkah politik, entah langkah-langkah kepemerintahan, akan saya buka. Langkah apapun yang extra ordinary ini akan saya lakukan untuk 267 juta rakyat kita," tandasnya. (rnl)

 

 

Loading...

Artikel Terkait