Profile

Presdir Baru FUJIFILM Indonesia: Teknologi Demi Peningkatan Kualitas Hidup

Oleh : very - Kamis, 28/09/2017 22:06 WIB

Presiden Direktur PT FUJIFILM Indonesia, Mr. Noriyuki Kawakubo. (Foto: ist)

Jakarta, INDONEWS.ID - FUJIFILM Indonesia mengumumkan pergantian Presiden Direktur baru, di Jakarta, Rabu (27/9/2017). Mr. Noriyuki Kawakubo resmi menjadi nakhoda baru menggantikan Mr. Masatsugu Naito.

Kawakubo telah berkontribusi dalam pengembangan bisnis alat-alat medikal Fujifilm setelah bergabung dengan Grup Fujifilm pada 2010 lalu. Kawakubo dipercaya untuk mengembangkan PT FUJIFILM Indonesia sejak Juli 2017.

“Sesuai dengan filosofi perusahaan kami (berupaya) untuk membuat teknologi termutakhir agar dapat memberikan produk dan jasa dengan kualitas tinggi, sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup orang-orang di seluruh dunia. Fujifilm juga hadir di Indonesia melalui berbagai macam lini bisnisnya untuk berkontribusi ke masyarakat melalui produk-produk kami,”ujar Kawakubo, di Jakarta.

Sejak tahun 2016, seluruh lini bisnis Fujifilm sudah berada di bawah naungan PT FUJIFILM Indonesia setelah sebelumnya ada di bawah manajemen PT Modern Internasional selama beberapa dekade.

“Kami akan memaksimalkan kegunaan segmen bisnis perusahaan untuk mencapai perkembangan yang bekelanjutan dengan menanggulangi berbagai macam isu sosial serta menjadi pemimpin dalam transisi untuk masyarakat yang lebih baik,” tambah Kawakubo.

PT Fujifilm Indonesia merupakan anak perusahaan langsung dari Fujifilm Holdings Corporation. Berkantor pusat di Kota Kasablanka, Jakarta, perusahaan ini resmi didirikan pada 29 September 2011.

Selain memiliki kantor pusat, PT Fujifilm Indonesia juga memiliki kantor cabang di Surabaya, Bandung, Yogyakarta, Makassar serta kantor respresentasi di Medan dan Palembang.

Pada saat ini, PT Fujifilm Indonesia memiliki enam unit bisnis yang terdiri dari divisi Electronic Imaging (kamera dan lensa), divisi Photo Imaging (mesin pencetak foto, kertas foto dan instax), divisi Graphic Art (mesin digital printing dan offset) , divisi Medical (alat-alat kesehatan), divisi Industrial Products (Prescale dan NDT), dan divisi Life Science (perawatan kulit). (Very)

 

Artikel Terkait