Gaya Hidup

Hendak Berjemur Sinar Matahari, Perhatikan Saran Dokter Berikut Ini

Oleh : Marsi Edon - Kamis, 02/04/2020 06:37 WIB

Ilustrasi berjemur di bawah sinar matahari.(Foto:Tribunnews.com)

Jakarta, INDONEWS.ID - Berjemur di bawah sinar matahari menjadi kegiatan rutin masyarakat selama beberapa pekan terakhir. Terlebih, karena Indonesia saat ini, tengah dilanda wabah virus corona.

Diketahui, berjemur di bawah sinar matahari, memiliki banyak manfaat. Salah satunya yakni mendapatkan vitamin D yang akan memperkuat daya tubuh. Namun, hingga saat ini, mash terdapat kesalahan, terutama soal waktu yang tepat untuk berjemur  dibawah sinar matahari.

Menurut saran dokter, berjemur di bawah sinar matahari, hendaknya dilakukan pada waktu yang tepat. Dengan demikian, masyarakat dapat mendapatkan manfaatnya.

"Berjemur berguna untuk meningkatkan daya tahan tubuh, karena sinar matahari dibutuhkan oleh tubuh agar kulit bisa memperoleh vitamin," ungkap dokter Santi dari Medical Center Kompas Gramedia sebagaimana dilansir Sonor.id, Jakarta, Kamis,(2/04/2020)

Kandungan vitamin D sendiri yang didapatkan saat berjemur, memiliki banyak manfaat bagi tubuh manusia. Diantaranya adalah membantu mengatur penyerapan kalsium dan fosfor untuk kesehatan tulang dan gigi.

Selain itu, vitamin D juga membantu pengaturan sistem kekebalan tubuh, membantu pengaturan sistem saraf, otot, dan otak, membantu fungsi paru dan jantung dan mengatur insulin.

Untuk mendapatkan beberapa manfaat di atas, penting untuk memperhatikan waktu yang tepat untuk berjemur. Selain untuk mendapatkan manfaat positif, juga menghindari pengaruh negatif dari kegiatan berjemur dibawah sinar matahari.

Berikut adalah saran yang disampaikan oleh dokter Santi soal waktu yang tepat untuk berjemur,sebagai berikut:

1. Memilih sinar matahari siang hari antara pukul 10.00 sampai pukul 15.00

2. Hendaknya berjemur dibawah sinar matahari langsung, sinar UV B tidak dapat menembus kaca jendela rumah, kaca jendela kendaraan, awan, atau gedung (tidak ada dalam bayang-bayang).

3.Kegiatan berjemur pada umumnya dilakukan sekitar 5 sampai 30 menit, seminggu 2 kali dengan paparan sinar matahari langsung (tanpa tertutup pakaian) yang mengenai lengan dan tungkai bawah.

4. Semakin banyak area kulit yang terpapar sinar matahari, semakin sedikit waktu yang dibutuhkan untuk berjemur.

5. Semakin gelap warna kulit, semakin lama waktu yang dibutuhkan karena pigmen kulit mengurangi penetrasi sinar ultraviolet.

6. Menggunakan topi, kacamata anti UV, dan tabir surya untuk daerah wajah.

7. Hendaknya menambah asupan cairan ketika berjemur agar menghindari resiko dehidrasi.*

 

 

Loading...

Artikel Terkait