Bisnis

Menkominfo Pastikan Tokopedia Menjamin Keamanan Data Keuangan dan Akun Penggunanya

Oleh : Ronald - Senin, 04/05/2020 21:30 WIB


Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate. (Foto : Ist)

Jakarta, INDONEWS.ID - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate telah memanggil direksi Tokopedia. Pemanggilan tersebut menyusul dugaan pembobolan data pengguna platform jual beli online tersebut. 

Dari hasil rapat virtual yang dilakukan Kementerian Kominfo, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dan manajemen Tokopedia yang diselenggarakan hari ini (4/5/2020), Johnny mengatakan update soal kebocoran data 91 juta pengguna Tokopedia. Menurut Johnny Plate pihak Tokopedia menjamin data keuangan dan akun pengguna aman.

"Tokopedia menyatakan data-data keuangan dan akun pelanggan aman. Tadi disampaikan [Tokopedia] security systemnya belum bisa diterobos. Walaupun yang data yang berkaitan dengan nama, email, nomor telepon barang kali sebagiannya saja sudah diambil peretas, tetapi data keuangan dan akun pelanggan tetap aman dan tokopedia soal sedang melakukan evaluasi secara mendalam," ujar Johnny Plate dalam keterangan resminya.

Politikus Partai Nasdem itu juga menambahkan pihaknya akan menyampaikan kabar terbaru setelah tim yang terdiri dari Kominfo, BSSN, dan Tokopedia selesai melalukukan evaluasi teknis.

Sebelumnya, Tokopedia memastikan tidak ada kebocoran data pembayaran dalam upaya pencurian data penggunanya baru-baru ini. Belakangan dikabarkan basis data 15 juta pengguna platform jual beli online tersebut bocor di dunia maya.

"Seluruh transaksi dengan semua metode pembayaran, termasuk informasi kartu debit, kartu kredit dan OVO, di Tokopedia tetap terjaga keamanannya," ujar VP of Corporate Communications Tokopedia Nuraini Razak dalam keterangan tertulis pada Minggu, (3/5/2020).

Nuraini membenarkan adanya upaya pencurian data terhadap pengguna platformnya. Namun, perseroan memastikan informasi penting pengguna, seperti password, tetap berhasil terlindungi.

"Meskipun password dan informasi krusial pengguna tetap terlindungi di balik enkripsi, kami menganjurkan pengguna Tokopedia untuk tetap mengganti password akunnya secara berkala demi keamanan dan kenyamanan," ujar Nuraini.

Di samping itu, ia berujar perseroan telah menerapkan keamanan berlapis, termasuk dengan OTP yang hanya dapat diakses secara real time oleh pemilik akun. Karena itu, perseroan selalu mengedukasi seluruh pengguna untuk tidak memberikan kode OTP kepada siapapun dan untuk alasan apapun.

Soal pemanggilan direksi Tokopedia oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika, hingga berita diturunkan Tokopedia belum bisa dimintai keterangan. Tempo mencoba menghubungi Nuraini tapi pesan yang dilayangkan Tempo belum dibalas. (rnl)

Artikel Lainnya