Bisnis

Pemerintah Hapus Pesawat R80 dari PSN, Mimpi BJ Habibie Berakhir?

Oleh : Rikardo - Kamis, 04/06/2020 11:01 WIB

BK Habibie (Foto:Ist)

Jakarta,INDONEWS.ID - Proyek kedirgantaraan nasional dengan pembuatan pesawat R80 dikeluarkan dari daftar proyek strategis nasional (PSN). Namun, pengembangan proyek dirgantara ini tidak berhenti dan tetap dilanjutkan.

Direktur Komunikasi PT Regio Aviasi Industri (RAI) Justin Djogo bercerita pada 2017, R80 resmi masuk dalam PSN karena memenuhi kriteria strategis. Sebuah rentang waktu yang sangat singkat dalam berkolaborasi mempersiapkan pembuatan pesawat R80. Sedari awal, sesuai visi dan misi pembuatan R80, pemerintah mendukungnya sehingga bisa masuk dalam PSN.

Menurutnya, terdapat tiga hal substansial dengan dimasukannya proyek pesawat R80 ke dalam PSN, yakni memberikan pesan bahwa pemerintah mendukung rencana bisnis pengembangan R80. Kedua, PSN  untuk R80 diberikan dengan catatan, antara lain, pendanaan tanpa APBN, tidak ada jaminan dari pemerintah, dan pendanaan diupayakan melalui PINA (Pembiayaan non APBN).

"Ketiga, selama fase desain konsep, R80 sepenuhnya dibiayai oleh alm. BJ Habibie dan pemegang saham RAI lainnya. Kami ucapkan terimakasih, selama kehadiran R80 dalam PSN, sudah dirasakan dukungan pemerintah dalam fase konseptual program R80," jelasnya dalam siaran pers, Rabu (3/6/2020).

Dia menambahkan Bappenas/ PINA (Pembiayaan Investasi Non APBN) telah memberikan dukungan untuk fasilitasi kepada calon investor. Kementerian Luar Negeri yang memberikan dukungan diplomasi ekonomi.

Sementara, imbuhnya, BKPM yang memberikan kemudahan dalam mengurus perijinan. Adapun, Kemenristek memberikan dukungan program PPTI di bidang pengujian aerodinamika. BP Batam pun turut memberikan dukungan lokasi Aerospace Park.

"Kami juga berterimakasih kepada masyarakat yang telah mendukung melalui jalur crowd funding dengan menggunakan plat form kitabisa.com. Donasi masyarakat dalam jumlah berapapun  sangat berarti, mendukung dan menunjukan semangat rakyat terhadap proyek R80," katanya.

Salah satu contoh pemanfaatan ekosistem di fase konseptual R80, kegiatan R80 menggunakan jasa laboratorium aerodinamika milik Pemerintah dalam melakukan perancangan model dan pengujian terowongan angin di Balai Besar Teknologi Aerodinamika, Aeroelastika dan Aeroakustika di Serpong.

RAI dalam upaya mendapatkan PSN di 2017 mengusulkan perlunya industri Penerbangan yang mempunyai visi strategis dimana R80 adalah salah satu ujung tombaknya. RAI bersinergi dengan stake-holder industri penerbangan nasional mengusulkan kepada Pemerintah  untuk menyusun Roadmap Industri Penerbangan Nasional, yang awalnya dikoordinasikan oleh Kemenko Maritim RI dan saat ini dilanjutkan oleh Kemenristek BRIN.

Peta jalan didorong oleh stakeholder industri, agar Indonesia mempunyai visi dan rencana strategis kedepan Industri Penerbangan sebagai ekosistem dan merupakan bagian dari perencanaan pembangunan nasional. Proyek R80 tetap menjadi salah satu penggerak utama roadmap ini. *(Rikard Djegadut)

Loading...

Artikel Terkait