Daerah

Gelar Doa Bersama, GMKI dan PMKRI Tarakan Terlibat dalam Setiap Pergumulan Bangsa

Oleh : very - Jum'at, 24/07/2020 11:01 WIB

Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Tarakan dan Perhimpunan Mahasiswa Katholik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Samarinda Kota Jajakan Tarakan, menggelar doa bersama kebangsaan di halaman Gedung DPRD Tarakan, Rabu 22/7. (Foto: ist)

Tarakan, INDONEWS.ID -- Rasa empati kebangsaan dari dua Organisasi Kemasyarakatan Pemuda yaitu Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Tarakan dan Perhimpunan Mahasiswa Katholik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Samarinda Kota Jajakan Tarakan, menggelar doa bersama kebangsaan di halaman Gedung DPRD Tarakan, Rabu 22/7.

Acara diawali dengan menggelar Protokol Kesehatan seperti pengecekan suhu tubuh, jarak, penggunaan hand sanitizer. Aksi ini dihadiri puluhan kader GMKI dan PMKRI Tarakan.

Doa bersama yang bertema "Solidaritas Kasih Untuk Indonesia" itu dibarengi Renungan Kebangsaan dan Penyalaan Lilin yang merefleksikan dan mendoakan agar Indonesia pulih dari pandemi COVID-19, Bencana Luwu-Masamba, Persiapan Pilkada dan Pembangunan Nasional hingga untuk Kota Tarakan.

Kristianto Triwibowo, Ketua BPC GMKI Tarakan dalam sambutannya menegaskan bahwa solidaritas kasih untuk Indonesia adalah tanggung jawab moral semua pihak, termasuk kaum muda, untuk ikut ambil bagian dalam duka maupun harapan bangsa dan negara ini.

“Setiap kita pasti punya peran yang bermanfaat, maka itu solidaritas dan kolaborasi kebangsaan harus terus kita berikan untuk memulihkan Indonesia dari pandemi, bencana alam dan ikut serta dalam pembangunan Nasional,” ujarnya.

Dia juga mengatakan bahwa dalam situasi adaptasi krisis seperti ini, Indonesia terus melanjutkan penyelengaraan bernegara seperti Pilkada di 270 daerah, pemulihan ekonomi, peningkatan layanan kesehatan dan berbagai sektor lainnya. “Semua itu harus terus dikawal kaum pemuda. Juga kaum muda harus terus berkontribusi di dalamnya. Pemerintah dan wakil rakyat kita doakan agar bijaksana dalam membuat kebijakan,” ujarnya.

Kordinator PMKRI Cabang Samarinda KJ Tarakan, Blasius Selly Ngamma, dalam sambutannya menerangkan bahwa gerakan mahasiswa pasti mampu membawa perubahan perubahan lebih baik.

"Merefleksikan pergumulan bangsa kita yang begitu kompleks. Berdoa dan bergerak di setiap kerja-kerja gerakan diharapkan bisa membawa perubahan-perubahan yang lebih baik, karena sejatinya mahasiswa adalah agen of change," ungkapnya.

Agenda tersebut juga disambut baik oleh Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Muda Kota Tarakan. "Saya bersyukur bisa diundang dalam Doa Bersama ini, sambil melihat solidaritas generasi muda yang toleran dan peduli," ujar Dr. Moh. Ilham Agang, S.H.,M.H.

Dia mengajak para mahasiswa untuk membangun cinta bagi negeri ini. “Kita rasakan saja, pandemi ini mewabah tidak memandang Suku, Ras dan antar golongan. Maka itu bangunlah cinta kasih dan persaudaraan secara kolektif untuk negeri ini tanpa memandang latar belakang perbedaan,” ujarnya.

Dia juga mengajak mahasiswa untuk taat menerapkan protokol kesehatan dan mengedukasikan masyarakat agar penularan covid semakin berkurang.

Acara ini berlangsung hikmat. Kegiatan tersebut ditutup pada pukul 22.00. (Kristianto Triwibowo)

Loading...

Artikel Terkait