Nasional

Rizal Ramli Kritik Cara Penanganan Aktivis KAMI Oleh Kepolisian

Oleh : very - Selasa, 20/10/2020 23:58 WIB

Rizal Ramli dalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC) bertajuk “Satu Tahun Pemerintahan Jokowi-Maruf Amin, dari Pandemi Sampai Demonstrasi”, yang disiarkan oleh TVONE di Jakarta, Selasa (20/10). (Foto: Ist)

 

Jakarta, INDONEWS.ID -- Beberapa aktivis Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) antara lain Syahganda Nainggolan, dan Jumhur Hidayat saat ini ditahan oleh kepolisian Republik Indonesia. Mereka bukan saja ditahan, tapi juga disuruh mengenakan baju tahanan dan bahkan tangannya diborgol.

Aktivis pergerakan Rizal Ramli mengeritik cara penangangan para aktivis KAMI tersebut. “Terus terang, kami (Rizal Ramli) dulu pernah ditahan oleh pemerintahan Orde Baru. Tapi mereka dulu itu sopan-sopan, bukan seperti cara yang dilakukan saat ini. Ini cara yang norak,” ujar Rizal Ramli dalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC) bertajuk “Satu Tahun Pemerintahan Jokowi-Maruf Amin, dari Pandemi Sampai Demonstrasi”, yang disiarkan oleh TVONE di Jakarta, Selasa (20/10).

Mantan Menko Perekonomian ini mengatakan, dulu pada masa Presiden Gus Dur, pihaknya berjuang memisahkan TNI dan Kepolisian RI. Tujuannya agar kepolisian betul-betul menjadi pengayom rakyat. “Tapi saat ini, ketika dwifungsi TNI dihilangkan, dan malah Kepolisian RI menjadi multifungsi,” ujarnya.

Menurut mantan Menko Kemaritiman ini, perlakuan terhadap para aktivis tersebut tidak akan membuat para aktivis tersebut takut. Malah mereka akan semakin berani.

Karena itu, Rizal Ramli berharap agar aparat keamanan tidak bertindak di luar batas-batas kemanusiaan. “Para aktivis itu bukan seperti teroris karena itu gunakan cara-cara yang manusiawi,” ujarnya. (Very)

Loading...

Artikel Terkait