Daerah

launcing objek wisata baru Nagari sabu Kecamatan Batipuh Kampung Bako Puan Maharani ketua DPR RI

Oleh : luska - Senin, 26/10/2020 10:30 WIB

inilah objek wisata air Mancur Burai Pakiah Na’ali yang dilauncing

Tanahdatar, INDONEWS.ID -- Terobosan yang dilakukan oleh Bumnag (badan Usaha Milik Nagari) Marapi Jaya Nagari Sabu Kecamatan Batipuh  membuka Objek Wisata air Mancur Burai Pakiah Na’ali diaspresiasi langsung oleh Objek Wisata Pemerintah Kabupaten Tanah Datar melalui Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga karena akan mampu menggerakan potensi ekonomi masyarakat.

Hal ini disampaika Kadis Parpora Abdul Hakim didampingi Kadis PMDPPKB Nofenril yang juga dihadiri oleh  Camat Batipuh, Wali Nagari Sabu Omrizal Dt. Sadano, Pengurus KAN dan perantau Nagari Sabu seusai meninjau dan   melakukan  Launching Objek Wisata Burai Pakiah Na’ali Nagari Sabu Batipuh dijorong kampung XI Nagari Sabu

Sebelumnya Kadis Pariwisata dan para undangan berjalan sepanjang 500 meter melalui jalan setapak kelokasi objek wisata air mancur Burai Pakiah Na’ali dengan pemandangan yang sangat menawan dan juga keindahan air mancur bertingkat lima meski lokasi jalan tersebut masih jalan tanah.

Meski jalan setapak dirinya optimis, objek wisata itu tentu akan bisa kita kembangkan secara bertahap, dan itu dibutuhkan kerja keras, kerja sama, dukungan dan komitmen semua pihak terkait.

“Tentunya selaku pemerintah daerah kita berharap, destinasi ini tidak hanya sampai pada launching ini saja, namun ada kelanjutan selepas ini, karena itu perencanaan matang menjadi faktor penting,” dan kalau ada sarjana  dari Nagari sabu mamfaatkan potensi mereka untuk membuat master plan objek wisata sehingga pembangunan objek wisata ini bisa kita laksanakan secara bertahap termasuk juga masalah tanah perlu juga menjadi perhatian kita sehingga jika objek wisata sudah dibangun ada complain dari pihak lain tanah miliknya .

Tentunya selaku pemerintah daerah kita berharap, destinasi ini tidak hanya sampai pada launching ini saja, namun ada kelanjutan selepas ini, karena itu perencanaan matang menjadi faktor penting,”.

Kemudian, pengurus atau penanggungjawab objek tentu juga memikirkan ataupun merancang segala aktivitas dan fasilitas pendukung bagi wisatawan ketika berkunjung ke sini.

“Fasilitas transpor, toilet, pesanggrahan menjadi salah satu elemen penting untuk kenyamanan pengunjung. Dan, pemerintah daerah, provinsi ataupun pusat bisa membantu jika tanah lokasi objek wisata sudah menjadi aset nagari, itupun jika dana ada karena saat ini anggaran sebagian besar tersedot untuk penanganan Covid-19,” 

Sebelumnya Wali Nagari Sabu Omrizal Dt. Sadano menyampaikan, objek wisata Burai Pakiah Na’ali ini jauh-jauh hari akan dilaunching, namun karena sesuatu hal, terpaksa diundur dan baru bisa dilaksanakan hari ini.

“Objek wisata ini sebenarnya sudah lama ada, namun berkat kegigihan berbagai unsur lapisan masyarakat, baik pemuda, ninik mamak, bundo kanduang, tokoh masyarakat serta dukungan perantau destinasi ini bisa dikelola dengan baik, sehingga dilaunching hari ini,”

Tentunya keberadaan destinasi Burai Pakiah Na’ali bisa menjadi magnet dan penarik bagi wisatawan untuk berkunjung ke Nagari Sabu.

“Semoga dengan objek wisata ini bisa semakin memperkenalkan Nagari Sabu ke masyarakat luas, walau sebenarnya banyak potensi wisata lainnya yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan juga, namun objek inilah kita harap sebagai titik awal kita melangkah untuk tingkat selanjutnya

Sementara itu  perwakilan Perantau yang tergabung dalam Sako Nusantara Sesri St. Rajo Imbang, nagari Sabu sebenarnya masih memiliki potensi wisata potensial lainnya yang layak dikembangkan ke depan.

“Objek wisata Burai Pakiah Na’ali ini sudah ada dari saya kecil dan masih banyak lagi objek wisata lain yang kita miliki termasuk jumlah air mancur yang kita miliki dan saat ini akan kita lakukan pendataan sehingga nantinya kita akan jadikan Nagari Sabu ini dengan iconnya  “air mancur” dan Nagari Sabu merupakan kampung bako dari Ibuk Puan Maharani ketua DPR RI karena orang tuanya Taufik kiemas suami megawati 

" Alhamdulillah, hari ini dilaunching agar semakin dikenal dan menjadi salah satu tujuan berwisata, sehingga tentu akan berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat sekitar,” .

Namun tentu saja, tambahnya, bantuan dan perhatian Pemerintah juga sangat dibutuhkan untuk pengembangan destinasi ini. “Besar harapan kami, pemerintah daerah memberi bimbingan dan bantuan pembangunan lainnya agar destinasi ini semakin layak dan nyaman untuk dikunjungi para wisatawan (M.Datuk)

Loading...

Artikel Terkait