Bisnis

Jelang Libur Nataru, Perum Damri Siapkan Ribuan Armada Bus

Oleh : Ronald - Rabu, 25/11/2020 15:30 WIB

Armada Bus Damri. (Foto : ist)

Jakarta, INDONEWS.ID - Perum Damri menyatakan telah menyiapkan armada untuk antisipasi mobilitas libur panjang saat libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2021.
 
Direktur Komersial dan Pengembangan Bisnis Perum DAMRI Sandry Pasambuna mengatakan pihaknya telah menyiapkan angkutan untuk liburan Natal dan Tahun Baru 2021 mulai 18 Desember 2020 hingga 5 Januari 2021 dengan operasional yang mengedepankan protokol kesehatan.
 
"Damri mempersiapkan 2.224 bus sehat melalui serangkaian inspeksi keselamatan (ramp check)," kata Sandry dalam keterangan tertulis, Rabu, 25 November 2020.

Nantinya, ribuan armada tersebut akan melayani berbagai kota seperti Stasiun Gambir-Lampung, Jakarta-Surabaya, Kemayoran-Wonosobo, Kuningan-Cicaheum, Palangkaraya-Pangkalanbun, Pontianak-Pangkalanbun, Surabaya-Bali dan lain sebagainya tersebar di seluruh Indonesia.

"Pada masa pandemi, Damri akan menjual tiket dengan kapasitas maksimal hanya 70 persen dari total kapasitas tempat duduk yang tersedia. Ini sesuai Surat Edaran Kementerian Perhubungan Nomor SE 14 Tahun 2020 tanggal 8 Juni 2020," katanya.

Sandry juga menjelaskan dalam upaya menjalankan protokol kesehatan, Perum DAMRI akan menjual tiket dengan kapasitas maksimal hanya 70 persen dari total kapasitas tempat duduk yang tersedia.
 
Tak hanya itu, Perum DAMRI juga memperketat pelaksanaan protokol kesehatan dengan memastikan pengaturan jaga jarak penumpang di dalam bus sehat (physical distancing), memastikan pelanggan dalam keadaan sehat (tidak menderita flu, pilek, batuk, demam), wajib menggunakan masker, mengukur suhu tubuh maksimal 37,3 derajat celcius, serta mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer sebelum masuk bus.
 
Pelanggan juga diharuskan menunjukkan Surat Bebas Covid-19 (Tes PCR/Rapid Test) yang masih berlaku (14 hari sejak diterbitkan) atau surat keterangan bebas gejala seperti influenza (influenza-like illness) yang dikeluarkan oleh dokter rumah sakit atau puskesmas.
 
"Seluruh operasional bus DAMRI di Indonesia telah dilakukan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) dengan mengedepankan D5K yaitu Ketepatan, Keselamatan, Keamanan, Kenyamanan dan Kesehatan Penumpang & Pramudi," pungkasnya. (rnl)

Loading...

Artikel Terkait