Daerah

Polres Tanjung Pinang Akan Melidik Kasus Dana Hibah Fiktif Untuk Drag Bike dan Road Race

Oleh : indonews - Rabu, 07/04/2021 00:12 WIB

Oknum Protoker Gubernur Kepri dengan initial YA diduga mendapat dana hibah fiktif untuk kegiatan otomotif drag bike dan road race

Tanjung Pinang, Indonews.id - Polres Tanjung Pinang, Kepulauan Riau (Kepri) akan melidik (memeriksa) dugaan kasus hibah fiktif untuk kegiatan otomotif Drag Bike dan Road Race sebesar Rp 200 juta.

Belanja hibah kepada Karimun Tanah Melayu itu diduga dilakukan YA dengan jabatan Protokoler Gubernur Kepri.

"Diduga dana hibah itu fiktif untuk kegiatan otomotif yakni event drag bike (balap motor jarak 201 meter) dan balap motor road race, tapi ternyata tidak ada eventnya," ujar sumber di Polres Tanjungpinang.

Dugaan dana hibah fiktif untuk kegiatan drag bike dan road race ini bagian dari bancakan dan pesta pora dengan total 46 item kegiatan di lingkup Dispora Provinsi Kepri.

BPK RI juga telah menemukan kejanggalan atas laporan keuangan Pemprov Kepri tahun anggaran 2020 di Dinas Pemuda dan Olaraga (Dispora).

Pemeriksaan BPK tersebut sesuai Surat Tugas Nomor 67/STXVIII.TJP/03/2020 tanggal 15 Maret (terlampir), selama 30 hari, mendapatkan beberapa kejanggalan realisasi pencairan dana hibah dimaksud.

Dikatakan Wakil Ketua I Lembaga Pemantau Kinerja Pemerintah (LPKP) Danri, seperti dikutip Keprinews.co bahwa pihak Dispora wajib menunjukkan sejumlah kriteria menyangkut pencairan seperti yang terlampir pada permintaan KPK, mulai dari, SK Pengurus, jenis Proposal, KTP, Rekening koran penerimaan bantuan, Pengesahan Pendirian Badan Hukum (Kemenkumham), Laporan Pertanggungjawaban (LPJ).

Dari pantauan dan investigasi LPKP, pada tahun anggaran 2020 diduga kuat sejumlah dana hibah ini dicairkan secara tidak prosedur atau fiktif. 

“Untuk itu kami minta pihak Kejati untuk melakukan pemeriksaan atas realisasi pencairan dana hibah di Dispora Kepri,” ungkap Danri. (bs)

Loading...

Artikel Terkait