Nasional

Rizal Ramli: Era Pemimpin Pencitran Sudah Berakhir, Enough Is Enough

Oleh : very - Minggu, 06/06/2021 12:18 WIB

Ekonom Senior Dr Rizal Ramli. (Foto: Ist)

Jakarta, INDONEWS.ID – Peta perpolitikan nasional kini semakin hiruk pikuk dengan beredarnya para calon presiden yang hendak maju pada pilpres 2024. Sebut saja di antaranya ada nama Prabowo Subianto, disusul Ganjar Pranowo, Anies Baswedan, Airlangga Hartarto, Puan Maharani, Agus Harimurti Yudhoyono, Ridwal Kamil dan sejumlah nama lain.

Tokoh nasional Rizal Ramli mengatakan, dari nama-nama calon yang beredar tersebut hanya mengandalkan pencitraan. Karena itu, munculnya nama-nama tersebut harus dianalisa secara lebih mendalam, misalnya terkait dengan visi dan misinya.

“Calon-calon yang modalnya hanya pencitraan harus di analisa secara tuntas,” ujarnya dalam akun Twitternya, @RamiRizal, yang diunggah pada Rabu (2/6).

Rizal Ramli misalnya menyebutkan Jawa Tengah termasuk nomor dua paling miskin di Jawa. Namun, Gubernurnya sangat aktif bermedia sosial.

“Rakyat Jateng nomor 2 paling miskin di Jawa, tidak ada perbaikan,” ujar mantan Anggota Tim Panel Ekonomi PBB itu.

Mantan Menko Perekonomian era Gus Dur itu menjelaskan, bila hanya bermodalkan pencitraan, maka calon pemimpin tersebut pasti menipu rakyat. Mereka biasanya dikendalikan oleh kelompok yang memiliki kepentingan dalam Pilpres.

“Klo tidak, buntutnya pasti menipu rakyat dan dikendalikan bandar! Era pemimpin pencitraan sudah berakkir, rakyat hidup susah. Enough is enough!,”  ujarnya. (Very)

Loading...

Artikel Terkait