Penulis : Syafri Adnan
ULASAN EURO 2021
BABAK 16 BESAR
Spanyol jelas lebih menguasai permainan. Peran Busquets dan mobilitas Sarabia mewarnai daya serang Spanyol. Lini belakang Kroasia yang termasuk tangguh, harus bekerja ekstra keras untuk menghalau dan menjinakkan gelombang serangan Spanyol.
Kroasia sempat melakukan beberapa counter attack yang cukup berbahaya. Kegugupan pemain Spanyol terlihat saat Pedri melakukan safety first kepada kiper Unay Simon yang salah diantisipasi, mengakibatkan gol bunuh diri. Spanyol butuh waktu sebelum menyamakan kedudukan 1-1 melalui sepakan Sarabia, hasil dari scrimmage depan gawang Kroasia.
Gol kedua Spanyol melalui suatu set-piece umpan dari sisi kanan Kroasia dan disambut sundulan full back Azpilicueta. Gol ketiga Spanyol merupakan hasil 'kekagetan' pemain Kroasia yang masih belum siap setelah water break. Operan jauh ke Torres, digiring masuk daerah penalti, melewati back Kroasia yang hanya sendirian dan tembakan ke tiang jauh menjadikan skor 3-1.
Setelah ini terjadilah sejarah. Semangat juang khas Kroasia memanfaatkan konsentrasi lini pertahanan Spanyol yang menurun, dua gol Kroasia tercipta melalui dua pemain pengganti, tendangan Orsic pada menit ke 85 dan sundulan jitu Pasalic pada extra time menit 92, membuat keadaan 3-3. Luar biasa.
Namun pada babak pertama tambahan waktu, stamina dan endurance tidak dapat berbohong. Mayoritas pemain Spanyol yang muda akhirnya mengungguli mayoritas veteran Kroasia.
Morata yang selama Euro mandul termasuk penalti gagal, malam ini membuktikan dirinya masih pantas sebagai striker utama Spanyol dengan tembakan gol hasil solo-run pada menit ke 100. Pemain pengganti Oyarzabal mencetak gol ke 5 Spanyol pada menit ke 103. Dalam waktu 3 menit selesai sudah perlawanan heroik Kroasia melawan sang 3x juara Euro-Spanyol.
Tanpa bermaksud mencari penyebab dua gol terakhir Spanyol-yang merupakan kelemahan kolektif Kroasia dan kinerja Spanyol yang membaik, pergantian back kanan Juranovic oleh Brekalo menjadi titik lemah pertahanan Kroasia.
Spanyol layak ke Quarter final melawan pemenang Perancis versus Swiss malam ini, di Stadion Kretovsky, St Petersburgh, jumat 2 juli jam 23.00. Kroasia berhak pulang dengan kepala tegak. Regenerasi tim perlu segera dilakukan untuk tetap membuat Kroasia disegani di dunia sepakbola.