Gaya Hidup

Gandeng ACI, Yayasan Arsitek86 Peduli Gelar Pentas Musikal dari Rumah bertema `Anak Indonesia Berbagi Bahagia`

Oleh : Rikard Djegadut - Kamis, 14/10/2021 08:15 WIB

Yayasan Arsitek86 Peduli (ars86care foundation), bekerja sama dengan Aksi Cinta Indonesia (ACI) berencana mengadakan Pentas Musikal dari Rumah yang akan dilakukan secara daring pada 12 Desember 2021.

Jakarta, INDONEWS.ID - Bulan Desember merupakan bulan terakhir dari 2021, dalam kondisi pandemi COVID-19 yang hampir dua tahun penuh. Dalam ketidakpastian kapan pandemi berakhir, Yayasan Arsitek86 Peduli (ars86care foundation), bekerja sama dengan Aksi Cinta Indonesia (ACI) berencana mengadakan Pentas Musikal dari Rumah yang akan dilakukan secara daring pada 12 Desember 2021.

Bertema “Anak Indonesia Berbagi Bahagia”, acara Musikal dari Rumah merupakan kegiatan dari Anak dan untuk Anak. Yang dimaksud dengan Kegiatan dari Anak yaitu kegiatan bernyanyi dan diiringi musik yang dilakukan oleh anak-anak sebagai pengisi waktu luang selama Belajar dari Rumah.

Sedangkan kegiatan untuk Anak karena hasil penjualan tiket Musikal dari Rumah ini ditujukan 100% untuk membantu anak-anak TK desa di Pelemrejo, Boyolali untuk memiliki bangunan sekolahnya sendiri, yang selama ini menumpang di balai desa ataupun salah satu ruang di Sekolah Dasar, maupun di rumah guru.

Untuk gambaran, uang sekolah anak-anak TK desa ini selama 1 bulan senilai dengan 1 porsi chicken burger dari fastfood yang terkenal di kota-kota besar di Indonesia.

Komunitas Indonesia di Swedia, Bagusföreningen turut mendukung kegiatan ini dan berkontribusi menyanyikan lagu anak-anak “Kodok Ngorek” dalam bahasa Swedia, yang baik kata-kata dan arti dari lagu tersebut serupa dengan lagu Kodok Ngorek yang kita kenal di Indonesia.

Lebih jauh lagi, Duta Besar Indonesia di Swedia turut mendukung kegiatan yang memberi kontribusi positif bagi masyarakat dan dapat melepas kerinduan kepada Indonesia tercinta. Juga turut mendukung kegiatan ini adalah Gubernur Jawa Tengah, dimana ars86care foundation berkegiatan selama 10 tahun terakhir. Acara ini dirasa sebagai angin segar di tengah situasi pandemi.

Kurang lebih 100 anak berkontribusi di kegiatan ini, termasuk di dalamnya anak-anak dari seluruh pelosok Nusantara yang lolos dalam audisi dan dilatih selama dua minggu oleh mentor kak Helena Lorentia, seorang profesional di bidang seni pertunjukan dengan latar belakang pendidikan internasional.

Nyanyian anak- anak dikemas dalam bentuk pentas Musikal dari Rumah oleh tim Aksi Cinta Indonesia, sebuah gerakan mencintai Indonesia melalui musik dan lagu. Anak-anak dari Bagusföreningen di Swedia turut memeriahkan acara “Nonton Sambil Berdonasi” ini.

Bagusföreningen dari Swedia aktif mempromosikan Indonesia di Eropa dalam bentuk pentas tari tradisional dan musik Indonesia. Selain itu, anak-anak TK desa Pelemrejo sebagai penerima manfaat dari kegiatan inipun akan tampil sebagai ucapan terima kasih.

Ars86care foundation sudah menjalankan kegiatan untuk Anak, Pendidikan, dan Lingkungan selama lebih dari 15 tahun.

Didirikan oleh 5 arsitek perempuan (Ria Asumpta, Harini Septiana, Ken SA Wilson, Dessi Rajino, dan Marini Widowati) lulusan Universitas Parahyangan Bandung, sampai saat ini 36 infrastruktur TK desa sudah dibangun di kabupaten Demak, Grobogan, Boyolali di Jawa Tengah dan Gunungkidul di Yogyakarta.

Setiap tahunnya 1,200 anak mendapat manfaat Pendidikan Anak Usia Dini secara langsung, berupa bangunan Sekolah yang Ramah Anak termasuk di dalamnya Ruang Bermain Anak yang dimanfaatkan oleh anak-anak desa sekitar.

Sampai saat ini 1,900 guru PAUD sudah mendapatkan pelatihan Pemahaman Hak Anak, Peningkatan Karakter, maupun Penguatan Kurikulum 13 berbasis Inkuiri dalam 18 kali Pelatihan Guru yang diselenggarakan oleh Ars86care foundation bekerjasama dengan Dinas Pendidikan di Jawa Tengah dan Yogyakarta.

Sampai saat ini ars86care foundation terus mempromosikan Ruang yang Ramah Anak untuk dapat memberi stimulasi yang tepat untuk anak sejak usia dini, sebagai implementasi dari Pemenuhan Hak Anak.*

Loading...

Artikel Terkait