Nasional

Hindari Pembelahan dalam Masyarakat, PKN Harapkan Pilpres 2024 Bisa Lebih dari Tiga Capres

Oleh : very - Sabtu, 29/04/2023 10:01 WIB


Ketua Bidang Kesehatan, Perempuan dan Anak Pimpinan Nasional (Pimnas) PKN, dr. Pina Yanti Pakpahan. (Foto: dok pri)

Jakarta, INDONEWS.ID - Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) mendorong lebih dari tiga pasangan Calon Presiden (Capres) pada kontestasi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang. Hal tersebut untuk menghindari gejolak sosial di tengah politik nasional yang kian panas.

Hal tersebut diutarakan oleh Ketua Bidang Kesehatan, Perempuan dan Anak Pimpinan Nasional (Pimnas) PKN, dr. Pina Yanti Pakpahan kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (29/4/2023).

"Pertimbangan rasionalnya agar lebih banyak pilihan pada rakyat sekaligus menghindari kerasnya pembelahan sosial di masyarakat akibat politik identitas. PKN berharap setidaknya lebih dari tiga calon," kata dr.Pina.

PKN, kata dr. Pina, belum menentukan arah dukungan partainya untuk pilpres mendatang. "Kami taat azas sebagai partai pendukung baru bisa tegas dan jelas mendukung setelah resmi ada pasangan capres-cawapresnya. Sekarang masih cair formasinya," jelasnya.

Namun dr. Pina berharap para pimpinan parpol yang punya hak mengusung tidak minder dengan nama yang ada dan segera mengkristalkan dukungannya dan menyatakan pasangannya.

"PKN akan melihat nanti mana yang kuat visi kenusantaraannya maka itu yang akan kita dukung. Kita lebih utamakan visi yang mampu menjaga Pancasila, kebhinekaan, NKRI dan juga UUD 45 secara teguh dan kuat," jelasnya.

Beberapa parpol peserta pemilu telah menentukan arah pilihannya, namun PKN tampaknya belum mau terhanyut untuk segera mendukung kandidat yang ada.

"Kalau kami pengusung maka kami akan melakukan langkah yang maksimal. Tetapi MK kan menolak. Aneh lagi parpol peserta pemilu yang sah dinilai tidak punya legal standing ajukan uji materi. Ya kami hanya pendukung saja jadinya," pungkasnya. ***

Artikel Lainnya