Jakarta, INDONEWS.ID - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang juga Pelaksana Tugas Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono, mengatakan bahwa IKN merupakan kota yang mewah, bersih dan moderen. Karena itu rugi jika Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak mau pindah ke kota masa depan tersebut.
"ASN (aparatur sipil negara) kalau tidak mau pindah ke IKN, rugi," ujar Basuki dalam acara ASN Talent Fest 2024 & Anugerah ASN 2023, Selasa (27/8).
Basuki mengatakan, ASN yang bekerja di Jakarta, bisa menghabiskan waktu lebih panjang. Sementara di IKN, ASN bisa berangkat ke tempat kerja hanya dengan waktu tempuh perjalanan 10 menit. Selain itu, kata Basuki, IKN memiliki kualitas udara dan air yang baik, bahan sangat baik.
"Dan itu untuk karir anda ke depan, itu di IKN," ujar Basuki.
Basuki mengatakan, kota tersebut memang dibangun untuk generasi milenial dan generasi Z. "IKN adalah buat yang milenial dan Gen Z, bukan buat saya, bukan buat Pak Jokowi," ujarnya.
Basuki mengatakan, pimpian proyek pembangunan IKN adalah Presiden Jokowi, sedangkan dirinya merupakan pengawas lapangan. Dan mereka betul-betul membangun IKN bagi generasi muda masyarakat Indonesia. Karena itu, seluruh desain hingga tata kelolanya disesuaikan dengan kapasitas para milenial dan Gen Z.
"IKN ini memang didesain untuk kota masa depan, kota anak muda ke depan, jadi saya kira ASN-ASN kita harapan kami ini mudah-mudahan saudara-saudara sekalian bisa menghayati ini," ujarnya.
Berdasarkan catatan LAN per 2022, Basuki mengatakan, porsi milenial dan Gen Z masing-masing 34,54% dan 13,32%, sedangkan baby boomer sebesar 48,64%.
"Jadi talenta-talenta kita di sana diutamakan digital expert, untuk bisa operasikan kota IKN ini digital expert, kita utamakan untuk para ASN kita," ujar Basuki. ***