Nasional

Menteri Sosial, K.H. Saifullah Yusuf: Sinterklas Para Kaum Miskin dan Yatim Piatu

Oleh : very - Jum'at, 25/10/2024 16:54 WIB


Menteri Sosial, Saifullah Yusuf. (Foto: Ist)

 

Jakarta, INDONEWS.ID - Salah satu menteri di era Kabinet Indonesia Maju Jilid II Presiden Jokowi yang kembali dipilih Presiden Prabowo Subianto adalah Menteri Sosial, Saifullah Yusuf. Kali ini, menteri yang karib disapa Gus Ipul itu memiliki wakil menteri yaitu Agus Jabo Priyono.

Kementerian Sosial (Kemensos) yang sebelumnya berbentuk departemen, merupakan salah satu lembaga yang selalu ada. Kemensos identik dengan kementerian yang mengurus orang miskin, terlantar dan anak yatim piatu. Dia laksana seorang sinterklas bagi rakyat miskin.

Presiden Prabowo memiliki pertahatian besar terhadap orang miskin. Dalam pidato pelantikan di Gedung MPR/DPR RI, Presiden kedelapan ini meminta para pemimpin agar bekerja untuk rakyat, bukan bekerja untuk diri, keluarga maupun kerabat sendiri.

“Masih ada saudara-saudara kita usianya di atas 70 tahun masih menarik becak, ini bukan ciri-ciri bangsa yang merdeka,” ujar Prabowo.

Dalam acara di Kantor Kementerian Sosial (Kemensos) di Salemba, Selasa (22/10/2024), Gus Ipul memparkan fokus kerja Kemensos dalam 100 hari ke depan. Salah satunya yaitu perbaikan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

“Tentu yang pertama, verifikasi dan validasi data. Kita akan konsolidasi termasuk dengan kabupaten/ kota agar DTKS kita itu lebih akurat,” katanya.

DTKS ini menjadi salah satu persoalan yang masih terus menghantui masyarakat berpenduduk 280 juta jiwa ini. Karena itu, kata Gus Ipul, ada dua saluran yang dapat digunakan masyarakat.

Pertama melalui usulan bupati/walikota. Masyarakat, katanya, bisa mengajukan diri kepada kepala desa/lurah atau nama lain yang setingkat. Kedua, masyarakat bisa berpartisipasi mengoreksi atau mengusulkan data melalui usul sanggah di aplikasi cekbansos.kemensos.go.id. 

Program 100 berikutnya yaitu memperbaiki regulasi yang mengatur tata kelola Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS). “Kami juga dalam rangka memperbaiki tata kelola lembaga kesejahteraan sosial atau yang sering disebut Panti Asuhan,” ujar Gus Ipul.

 

Profil Saifullah Yusuf

Sebelum dilantik menjadi Menteri Sosial, Saifullah Yusuf menjabat Wali Kota Pasuruan periode 2021-2024.

Drs. K.H. Saifullah Yusuf, S.I.P atau biasa dikenal dengan Gus Ipul, lahir di Pasuruan, Jawa Timur pada 28 Agustus 1964. Ia menggantikan Tri Rismaharini yang mundur karena maju di Pilkada Provinsi Jawa Timur.

Sebelumnya, ia menjabat Wakil Gubernur Jawa Timur selama dua periode, pada 2009 hingga 2019.

Di era Presiden SBY, Gus Menteri pernah menjabat Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal Indonesia sejak Oktober 2004 hingga Mei 2007. Saat ini, dia adalah Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama masa bhakti 2022-2027.

Gus Ipul menghabiskan pendidikan dasar di Madrasah Ibtidaiyah Mambaul Ma’arif Denanyar, Jombang. Kemudian, ia melanjutkan pendidikan ke jenjang menengah di SMA Negeri Pandaan. Usai lulus SMA, ia melanjutkan pendidikan di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Univesitas Nasional, Jakarta pada tahun 1985.

Pada tahun 1990 hingga 1992 Saifullah Yusuf dipercaya menjadi Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Jakarta. Di tahun yang sama, ia juga dipercaya menjadi Ketua Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) periode 1990-1995. Ia kemudian melanjutkan karirnya di Gerakan Pemuda Ansor hingga terpilih menjadi Ketua Umum GP Ansor. Lalu, pada kongres PKB tahun 2002, Saifullah terpilih sebagai Sekjen PKB. *

Artikel Lainnya