Olah Raga

Jelang Pertandingan Lawan Arab Saudi, Pelatih Timnas Indonesia dalam Tekanan

Oleh : donatus nador - Senin, 18/11/2024 20:32 WIB


Timnas Indonesia akan kembali berlaga dalam lanjutan Kualifikasi Grup C Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Selasa (19/11/2024) pukul 19.00 WIB.

Jakarta, INDONEWS.ID--Timnas Indonesia akan kembali melanjutkan matchday keenam Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Arab Saudi di SUGBK pada Selasa (19/11/2024).

Laga ini sangat krusial bagi Timnas Garuda lantaran berada di dasar klasemen usai dikalahkan Jepang 0-4 pada pertandingan di SUGBK pada 15 November kemarin.

Kekalahan tersebut membuat skuad Garuda berada dalam tekanan besar karena wajib menang jika ingin masih ada dalam jalur Piala Dunia 2026.

Tidak hanya pemain, tekanan publik juga lebih besar dialamatkan ke pelatih Shin Tae-yong. Bayangkan, sepanjang lima pertandingan yang sudah lewat,  tim Merah Putih belum pernah menang.

Dari lima kali bermain, Garuda dua kali kalah, lawan Jepang 0-4, lawan China 2-1. Timnas Indonesia imbang 2-2 lawan Bahrain, lawan Arab Saudi 1-1 dan lawan Australia 0-0.

Kekalahan beruntun dua pertandingan terakhir membuat Timnas Indonesia terpuruk dan berada dalam tekanan menjelang laga melawan Arab Saudi.

Shin Tae-yong mengakui bahwa saat ini dirinya berada dalam tekanan seiring  peluang Garuda yang kian mengecil.

"Memang dari awal kami menargetkan peringkat ketiga atau keempat Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piaal Dunia 2026," ujar Shin Tae-yong, dikutip Senin (18/11).

Dalam kondisi ini, pelatih asal Korea Selatan itu  mengaku sulit untuk memenuhi ekspektasi baik penggemar skuad Garuda pun PSSI.

"Sangat sulit untuk lolos ke Piala Dunia 2026. Saya tidak bisa menjamin itu, tetapi saya tetap ingin mencoba," jelas Shin Tae-yong.

Meski dalam tekanan berat terhadap dirinya, sang pelatih berusaha untuk membangkitkan moral bertanding anak buahnya yang saat ini sedang drop.

"Memang ada tekanan karena posisi pelatih selau seperti itu. Namun, akan berusaha melawan itu dengan baik, dan akan bersatu dengan pemain supaya bisa membawa Timnas Indonesia finis di peringkat ketiga atau keempat," ucapnya.

Tekanan terhadap Shin Tae-yong tidak hanya dipicu kekalahan, tapi juga karena dicoretnya Eliano Reijnders dalam 23 skuad Garuda dalam dua pertandingan terakhir Indonesia. 

Banyak pecinta Garuda heran dengan Shin Tae-yong, terutama terkait dengan dicoretnya Eliano Reijnders.

Kekalahan dua pertandingan terakhir lalu dikaitkan dengan tidak dilibatkannya Eleanor dalam 23 skuad Merah Putih.

"Pertaruhan Besar STY Jika Timnas Kalah dari Arab Saudi dan Eliano Kembali Tak Masuk DSP!" tulis Bung Rofan di kanal Youtubenya dipantau Senin (18/11).

Terkait Eliano, Shin Tae-yong pun mengungkap alasannya. "Soal Eliano, tidak dapat masuk ke skuad karena menurut saya belum baik," katanya usai kalah dari Jepang.

"Masih susah bagi dia untuk masuk ke skuad saat ini. Jadi saya memilih seperti itu," sambungnya.

Diketahui, Eliano masuk dalam 27 pemain yang dipanggil Shin Tae-yong untuk laga lawan Jepang dan Arab Saudi

PSSI sendiri juga heran karena Eliano dinaturalisasi atas pilihan STY. Namun saat Indonesia bertandang ke China Eliano dicoret dari 23 skuad Garuda. 

Artikel Lainnya