Nasional

Produksi Pangan Meningkat, Pemerintah Optimistis 2025 Tidak Ada Impor Beras

Oleh : donatus nador - Senin, 02/12/2024 19:57 WIB


Presiden Prabowo Subianto menggelar Sidang Kabinet Paripurna di Ruang Sidang Kabinet, di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (2/12/2024). Foto dok/istimewa

Jakarta, INDONEWS.ID - Presiden Prabowo Subianto menggelar Sidang Kabinet Paripurna di Ruang Sidang Kabinet, di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (2/12/2024).

Dalam arahannya, Prabowo menyampaikan rasa optimistisnya produksi pangan nasional yang terus meningkat. Dia menyampaikan bahwa pada 2025 nanti Indonesia tidak lagi mengimpor beras.

"Dan sangat besar kemungkinan dan keyakinan saya tahun 2025, kita tidak akan impor beras lagi," kata presiden.

Presiden juga berharap Indonesia ke depan tidak lagi mengimpor komoditas pangan, karena Indonesia semakin kuat dalam bidang pangan.

"Semakin ke depan kita akan tambah kuat di bidang ini (pangan). Kita nanti tidak hanya bebas dari impor beras, tapi kita harus bebas dari impor semua komoditas pangan," katanya.

Dia pun menyampaikan terima kasih kepada tim Menko Pangan dan semua menteri-menteri yang berurusan dengan pangan.

Dalam rapat terbatas terakhir beberapa hari yang lalu, Kepala Negara mengaku mendapat paparan yang sangat menggembirakan.

"Produksi pangan kita naik, cadangan pangan kita mungkin terbesar selama beberapa tahun ini. Yang ada di gudang kita, saya kira mendekati 2 juta ton," imbuhnya.

Presiden menyampaikan bahwa saat ini cadangan pangan cukup berkat kerja keras jajaran anggota kabinet dan kepala badan.

"Apresiasi saya juga kepada Menteri Pertanian dan timnya, Bulog, Badan Pangan Nasional, semua unsur Menteri BUMN dan BUMN yang berada di bawah pengawasan Menteri BUMN," jelasnya.

Prabowo juga berterima kasih kepada Menteri Dalam Negeri yang ikut membantu mengendalikan pemantauan inflasi. "Karena itu, terima kasih kita sekarang berada dalam posisi yang semakin kuat," tutup Prabowo

Artikel Lainnya