Olah Raga

AFC Setuju Laga Timnas Indonesia vs Bahrain Digelar di SUGBK, PSSI: Terima Kasih Penonton

Oleh : donatus nador - Rabu, 25/12/2024 18:36 WIB


Laga lanjutan babak ketiga kualifikasi Grup C Piala Dunia 2026  zona Asia yang mempertemukan Timnas Indonesia versus Bahrain akhirnya bisa digelar di di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).
Laga lanjutan babak ketiga kualifikasi Grup C Piala Dunia 2026 zona Asia yang mempertemukan Timnas Indonesia versus Bahrain akhirnya bisa digelar di di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).

Jakarta, INDONEWS.ID – Laga lanjutan babak ketiga kualifikasi Grup C Piala Dunia 2026  zona Asia yang mempertemukan Timnas Indonesia versus Bahrain akhirnya bisa digelar di di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).

Kepastian pertandingan berlangsung Karet 2025 di SUGBK disampaikan oleh Ketua Umum (Ketum) PSSI, Erick Thohir kepada media di tanah air.  

Erick Thohir menyampaikan itu setelah mendapat konfirmasi dari Sekjen AFC (Asian Football Confederation), Datuk Windsor Paul John saat ditemui Erick Thohir di Doha, Qatar.

"Ya kemarin sudah disampaikan oleh Sekjen AFC pertandingan melawan Bahrain itu tetap di Indonesia," jelas Erick Thohir dikutip Rabu (25/12/2024).

Sebelumnya, suporter Timnas Garuda terancam tidak bisa menikmati pertandingan tim kesayangan mereka di SUGBK.

Federasi Sepakbola Bahrai (BFA) meminta agar laga Timnas Indonesia vs Bahrain digelar di lokasi yang netral. Alasannya karena BFA takut keamanan dari para pemain.

Ini  terkait kemarahan para suporter terhadap wasit yang memimpin pertandingan saat Garuda bermain imbang 2-2 lawan Bahrain Oktober lalu.

Kala itu, Timnas Indonesia nyaris memang 1-2 lawan Bahrain. Sayangnya, wasit tak profesional karena memberikan waktu tambahan  dengan durasi 9 menit dan di ujung waktu tambahan, Bahrain mencetak gol penyama.

Peristiwa ini membuat netizen dan suporter Indonesia marah. Situasi ini mendorong asosiasi sepak bola Bahrain mengajukan surat ke AFC untuk tidak bermain di SUGBK.

Beruntung desakan Bahrain tidak diakomodir oleh AFC. Konfederasi sepak bola Asian atau AFC ini ternyata diam-diam melakukan investigasi terkait kondisi keamanan dan kenyamanan di SUGBK saat bertanding.

AFC diam-diam mengikuti dan mengamati situasi saat Timnas Garuda menjamu Jepang dan Australia pada November 2024 lalu, mulai dari sistem pembelian tiket, saat masuk dan keluar stadion. AFC menyaksikan sendiri bahwa semuanya berjalan lancar dan aman.

Menurut Anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga, pihak AFC puas saat memantau langsung kesiapan Timnas Indonesia menjadi tuan rumah laga lanjutan Grup C babak ketiga Kualifkasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.

Atas dasar itu, AFC pun akhirnya sepakat untuk membiarkan laga Timnas Indonesia vs Bahrain di matchday ketujuh Grup C nanti tetap digelar di SUGBK pada Maret 2025 mendatang.

“AFC menurunkan timnya saat laga lawan Arab Saudi dan Jepang. Kebetulan pak Ketum meminta saya untuk dibuatkannya Garuda ID (aplikasi untuk membeli tiket laga timnas),” ujar Arya Sinulingga, dilansir dari instagram pribadinya, Rabu (25/12/2024).

"AFC melihat semuanya, bagaimana kuatnya kita dan siapnya kita dalam keamanan dan kenyamanan. Terima kasih betul kepada suporter yang datang ke GBK untuk menonton," ucapnya.

Menurut Arya, peran suporter sangat besar dalam proses bagaimana akhirnya AFC mempercayai SUGBK jadi tempat bertanding Timnas Garuda versus Bahrain.

"Ketika melawan Jepang kompak banget disambut ada anak-anak, orang tua, orang Jepang, itu semua datang ke sana dan tetap merasa nyaman di GBK," imbuh Arya.

Jadi, karena itulah AFC akhirnya menganggap Timnas Indonesia layak menjadi tuan rumah dan Bahrain pun sudah terjamin keamanannya.

Artikel Lainnya