Nasional

Capaian Penting dari Kunjungan Presiden Prabowo ke Mesir

Oleh : very - Minggu, 13/04/2025 17:28 WIB


Presiden Republik Arab Mesir, Abdel Fattah El-Sisi di Istana Al Ittihadiya. (Foto: Ist)

Jakarta, INDONEWS.ID - Kunjungan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto ke Republik Arab Mesir menghasilkan capaian penting dalam hubungan bilateral kedua negara.

Dalam pertemuannya dengan Presiden Republik Arab Mesir, Abdel Fattah El-Sisi di Istana Al Ittihadiya, kedua kepala negara telah menandatangani Pernyataan Bersama tentang Kemitraan Strategis antara Pemerintah Republik Indonesia dan Pemerintah Republik Arab Mesir.

Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media, Sekretariat Presiden, Yusuf Permana menyampaikan bahwa penandatanganan ini menjadi momen bersejarah dalam perjalanan hubungan diplomatik antara Indonesia dan Mesir.

“Ini merupakan tonggak sejarah bagi Indonesia karena kemitraan strategis Indonesia dengan Mesir dilakukan dan ditandatangani langsung oleh kedua kepala negara. Tentu ini adalah hasil yang positif dari kunjungan Bapak Presiden ke Republik Arab Mesir,” ujar Yusuf dalam keterangannya di Kairo, pada Sabtu, 12 April 2025.

Selain itu, pernyataan kemitraan strategis ini juga menjadi tonggak penting yang menegaskan keseriusan kedua negara dalam memperkuat kerja sama di berbagai bidang. Penguatan pada bidang prioritas ini mulai dari politik, ekonomi, pertahanan, keamanan, hubungan budaya dan pendidikan, hingga hubungan antar masyarakat.

“Pernyataan kemitraan strategis ini menandai hubungan perjalanan panjang diplomatik antara Indonesia dan Mesir untuk menuju kemitraan bersama yang lebih tinggi lagi,” tambahnya.

Kunjungan Presiden Prabowo ke Mesir ini menandai era baru dalam hubungan bilateral antara kedua negara. Kunjungan ini sekaligus mempertegas posisi Indonesia sebagai mitra strategis di kawasan Timur Tengah.

Sebelumnya, Presiden Prabowo juga disambut sejumlah mahasiswa di hotel tempatnya bermalam di Kairo, Republik Arab Mesir, pada Jumat malam, 11 April 2025.

Sejumlah mahasiswa dan diaspora Indonesia tampak bahagia bisa bertemu langsung dengan Kepala Negara yang tengah melakukan kunjungan kerja di Mesir.

Lydia, mahasiswi asal Aceh yang sedang menempuh pendidikan spesialis anestesi di Kairo, mengaku sangat senang bisa bertemu langsung dengan Presiden Prabowo.

“Senang banget dikunjungi sama Bapak Presiden di sini. Terima kasih banyak Bapak Presiden sudah berkunjung untuk menjenguk dan melihat kita di sini,” ucap Lydia.

Dalam kunjungan ke Mesir, Presiden Prabowo disambut secara resmi oleh Presiden Republik Arab Mesir, Abdel Fattah El-Sisi, di Istana Al Ittihadiya, Kairo, pada Sabtu, 12 April 2025. Upacara penyambutan tersebut menandai dimulainya pertemuan bilateral antara kedua kepala negara yang bertujuan mempererat hubungan kerja sama strategis Indonesia–Mesir.

Presiden Prabowo tiba di kompleks Istana Al Ittihadiya sekitar pukul 11.00 waktu Kairo dan disambut langsung oleh Presiden El-Sisi di halaman utama istana. Kedatangan Presiden Prabowo ditandai dengan upacara penyambutan yang khidmat, diawali dengan pengumandangan lagu kebangsaan kedua negara.

Usai prosesi lagu kebangsaan, kedua pemimpin negara memperkenalkan masing-masing delegasi resmi yang mendampingi. Delegasi Indonesia terdiri atas Menteri Luar Negeri Sugiono, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, dan Duta Besar RI untuk Republik Arab Mesir Lutfi Rauf.

Sementara dari pihak Mesir hadir Menteri Luar Negeri Badr Ahmed Mohamed Abdelatty, Menteri Investasi dan Perdagangan Luar Negeri Hasan Mohamed Hassan El-Khatibb, Duta Besar Republik Mesir untuk Indonesia Yasser Hassan Farag Elshemy, Kepala Kantor Chamberlain of the Presidency Omar Marwan, serta Juru Bicara Kepresidenan Mesir Duta Besar Mohamed Ibrahim Abdel Khaleq El-Shennawy.

Presiden Prabowo mengakhiri kunjungan tersebut pada Sabtu. Presiden diantar langsung oleh Presiden El-Sisi menuju Bandar Udara Internasional Kairo.

Sebelum menaiki tangga pesawat, Presiden Prabowo dan Presiden El-Sisi berjabat tangan erat, menandai eratnya hubungan diplomatik dan persahabatan antarkedua negara. Sejumlah pejabat dari Mesir maupun Indonesia turut hadir dalam prosesi pelepasan tersebut. *

Artikel Lainnya